Apa kabar PLN 75-100 ? Bagaimana tentang proyek pembangkit 10 GW ?
Semoga baik-baik saja ya.. Bukan hanya baik-baik tetapi juga mendekati titik akhir penyelesaian. Sekedar pengingat , program 75-100 nya PLN adalah target yang dicanangkan PLN untuk mencapai rasio elektrifikasi nasional sebesar 100 % pada ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Artinya pada 17 agustus 2020, tidak ada rakyat Indonesia yang belum mendapatkan akses ke energi listrik. Suatu target yang terbilang ambisius, mengingat rasio elektrifikasi saat ini masih dibawah 70 %.
Disisi lain, pada beberapa tahun yang lalu, PLN mencanangkan proyek pendukung program 75-100nya, yaitu proyek pembangkit listrik 10 GW yang ditargetkan selesai pada 2009. Tetapi sampai saat ini, belum jua ada kabar perkembangan terbaru. Semoga seperti kata pepatah, air tenang menghanyutkan. Meskipun tidak ada liputan tentang proyek-proyek tersebut, semoga insinyur-insinyur PLN tetap semangat melanjutkan sampai selesai.
Mengenal daya aktif, daya reaktif dan faktor daya
Postingan kali ini akan menjawab pertanyaan Syarif pada postingan terdahulu tentang harmonisa daya. Oke, saya awali dengan penjelasan mengenai daya listrik terlebih dahulu. Seringkali terjadi kebingungan antara daya dan energi. Energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Energi memiliki satuan Joule atau Btu. Sedangkan daya didefinisikan sebagai laju energi yang dibangkitkan atau dikonsumsi. Satuan dari daya adalah Joule/detik atau watt. Maka satuan energi listrik adalah watt-detik atau lebih populer dengan watt-hour.
Daya dengan satuan watt disebut sebagai daya aktif (P). Daya inilah yang dikonsumsi oleh berbagai macam peralatan listrik. Selain daya aktif, kita kenal daya reaktif. daya reaktif ini memiliki satuan VAR atau volt ampere reaktif. Daya reaktif (Q) ini tidak memiliki dampak apapun dalam kerja suatu beban listrik, dengan kata lain daya reaktif ini tidak berguna bagi konsumen listrik. Gabungan antara daya aktif dan reaktif adalah apparent power atau daya nyata (S). Jika digambarkan dalam bentuk segitiga daya, maka daya nyata direpresentasikan oleh sisi miring dan daya aktif maupun reaktid direpresentasikan oleh sisi-sisi segitiga yang saling tegak lurus.
Lalu, apa hubungannya dengan faktor daya? Faktor daya sering disebut sebagai cos phi (cosine phi) dimana phi adalah sudut antara daya nyata (S) dengan daya aktif (P). P sendiri sama dengan (S * cos phi). Sedangkan Q (daya reaktif) sama dengan (S*sin phi) . Ingat, cos phi tidak sama dengan efisiensi. Analogi sederhananya adalah, ada suatu jalan dengan lebar tertentu . Kemudian kita bariskan 10 orang pada jalan tersebut, ternyata baru memakai 10% dari lebar jalan. Kemudian, kita tambahkan menjadi 80 orang ternyata 80% lebar jalan dapat kita pergunakan. Terlihat, dengan semakin banyak orang yang bisa kita masukkan ke jalan tersebut, maka faktor pemanfaatan jalan juga semakin tinggi. Tentu berbeda jika dari 1000 orang , kita suruh berjalan dalam bentuk 10 baris jika dibandingkan dengan bentuk barisan berupa 80 baris.
Menjawab pertanyaan berikutnya, apa yang terjadi jika faktor daya ( cos phi) tinggi dan apa yang terjadi jika rendah. Oke, kita langsung masuk ke perhitungan saja supaya lebih mudah untuk memahami efek dari faktor daya. Misalkan PLN menyuplai daya pada suatu pabrik sebesar 500 kW berupa daya aktif. (ingat satuannya!!!), pada rating tegangan 10kV. Kemudian hitung rugi-rugi pada saluran distribusi daya yang dimiliki PLN jika faktor daya beban konsumen sebesar 0,6 dan 0,9.
Dari persamaan diatas, terlihat bahwa daya aktif (P) = V*I*PF , dimana PF(power factor) adalah faktor daya atau cos phi. Maka untuk faktor daya sebesar 0,6 akan kita dapat arus yang disuplai PLN ke konsumen sebesar I = P/(V*PF) = 83,33 A . Sedangkan untuk faktor daya pada beban konsumen sebesar 0,9 , besar arus yang disuplai PLN sebesar I = 55,55 A. Jika kita bandingkan, untuk daya aktif yang sama, PLN harus menyalurkan arus lebih besar jika faktor daya beban yang dimiliki konsumen lebih rendah. Arus yang tinggi ini akan menyebabkan kenaikan rugi-rugi daya pada saluran yang harus ditanggung oleh PLN. Perlu diingat, rugi-rugi daya didefinisikan sebagai hasil perkalian antara kuadrat arus dengan hambatan pada saluran listrik. Oleh karena itu, untuk konsumen industri PLN mengenakan biaya tambahan berupa biaya beban reaktif. Sedangkan untuk konsumen rumah tangga tidak ada pos biaya beban reaktif.
Mungkin anda masih ingat beberapa waktu yang lalu, sempat menjadi tren untuk menggunakan penghemat listrik pada rumah tangga. Memang ada beberapa jenis penghemat listrik, salah satunya memanfaatkan kapasitor untuk meningkatkan faktor daya, sehingga daya reaktif yang dikonsumsi menurun. Sebenarnya hal itu tidak terlampau berguna bagi konsumen rumah tangga, karena tidak ada biaya beban reaktif. Mengenai cara meningkatkan faktor daya , insya ALLAH akan saya bahas di postingan berikutnya
Sebagai referensi untuk detail perhitungan, anda bisa membaca buku Rangkaian Listrik karangan DR.Sudaryatno Sudirham. Mudah dipahami.
pengantar analisa sistem tenaga
beberapa hari ini menyempatkan diri untuk merapikan serta mengurangi berkas-berkas hasil kuliah sembari menunggu panggilan dinas lapangan. ternyata masih ada koleksi lengkap beberapa mata kuliah. Salah satunya berkas kuliah analisa sistem tenaga.
Di teknik elektro ITB, kuliah analisa sistem tenaga diberi kode EP 4051, arti angka 4 berarti dilaksanakan di tingkat 4 dan angka 1 berarti kuliah ini diberikan di semester ganjil(gasal). Mata kuliah ini diasuh oleh p’nurdin serta p’nanang. Selain itu, kuliah ini juga dilengkapi tutorial yang dipegang oleh ibu henny. Sebenarnya cukup banyak bahan pendukung kuliah ini yang tersebar di toko buku maupun internet. Bisa cari sendiri kan?? Untuk referensi utama kuliah ini adalah buku Power System Analysis tulisan Prof. John J Grainger dan Prof William D stevenson Jr (alm).
Materi yang dibahas adalah bab 7 sampai dengan bab 16, tetapi bab 15 yaitu State Estimation of Power SYstems tidak dimasukkan dalam ujian. Oke, saya bahas satu persatu…
Bab 7 adalah The admittance model and network calculation
Admittance atau admitansi memiliki notasi Y. Admitansi sendiri menjadi salah satu parameter yang dapat dipergunakan dalam analisa sistem tenaga disamping impedansi (Z). Admitansi (Y) sering didefinisikan sebagai 1/Z . Nah, di bab 7, anda akan mempelajari cara-cara memodelkan jaringan listrik beserta komponennya dengan representasi admitansi. Setelah model jaringan dihasilkan, anda dapat membuat matriks admitansi yang merepresentasikan model tersebut. Dari matriks Y tersebut, anda akan dapatmengutak-atiknya supaya lebih efisien dan simpel. Ada beberapa teknik untuk mencapainya. Misalnya metode successive elimination atau node reduction ( kron redution ). Oke, cukup kuliah untuk hari ini.
Namanya juga pengantar. Anda yang mengambil kuliah serupa dapat mencari referensi lain, dan jika anda rasa berguna , anda diharapkan untuk memberitahukannya via blog ini :), Terima kasih..
fakta susu di padamu negeri , Metro TV (20 Maret 2008 )
Pemberitahuan :
Tulisan ini merupakan bentuk penulisan ulang dari acara yang sempat saya saksikan. Jadi bukan ungkapan langsung dari narasumber. Jadi jika ada isi tulisan yang dirasa berbeda dengan yang dimaksud oleh narasumber, harap segera menghubungi penulis untuk mengklarifikasi tulisan ini. Bisa langsung menuliskan di kotak komentar.
Acara survei interaktif di Metro TV, padamu negeri, mengusung tema tentang susu formula untuk bayi, menyusul ramai-ramai tentang adanya bakteri sakazakii di beberapa sampel susu formula bayi yang ditemukan oleh peneliti IPB. Jalannya acara terlihat datar-datar saja, mengingat tidak ada keterwakilan dari industri susu maupun BPOM yang diharapkan mempunyai argumen yang berbeda dengan argumen mayoritas saat ini.
Anjuran untuk memberikan ASI secara eksklusif pada bayi selama 6 bulan pertama dan menjadi makanan utama pada 18 bulan berikutnya diperkuat oleh 2 orang narasumber yaitu dokter Tami, mewakili gerakan laktasi Indonesia, kalau tidak salah ingat. Ibu yang satu ini sering kali tampil saat ada diskusi ataupun acara yang membahas tentang pemberian asi pada bayi. Narasumber yang lain adalah dokter tan, di acara padamu negeri, beliau mendapat label sebagai pengamat masalah nutrisi.
Nah, pada sesi akhir survei interaktif, muncul pendapat yang mengagetkan dari dokter tan, bahwa sebenarnya susu tidak terlampau penting bagi tumbuh kembang anak manusia. Beberapa argumen yang dilontarkan adalah susu sapi yang baru diperah tidak bisa langsung dikonsumsi oleh manusia. Karena bisa jadi masih terkontaminasi beberapa jenis bakteri yang membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu perlu mendapat beberapa tahap perlakuan supaya aman dikonsumsi, seperti dipanaskan, di-pasteurisasi dan sebagainya. Setelah melewati tahapan tersebut, susu sapi memang sudah layak dikonsumsi, akan tetapi kandungan gizi dari susu sudah banyak yang hilang atau rusak. Termasuk kalsium. Jangankan saya, pembawa acaranya saja juga kaget… Ketahuan ni mbak, konsumen susu berkalsium ya….
Belum lagi, jika yang dikonsumsi adalah susu bubuk, yang harus melewati tahap powder-isasi. Tahapan ini bisa menimbulkan masalah terutama dengan keluhan obesitas pada anak-anak. Rupanya argumen dokter tan diamini dan diperkuat oleh dokter tami yang mengungkapkan selama ini rakyat indonesia sudah telanjur terikat dengan slogan “empat sehat lima sempurna “.
Sepertinya kalo ada media yang mengutip fakta-fakta pada survei interaktif tersebut, bakalan rame lagi…
2 pernyataan yang saya suka dari acara malam kemarin adalah:
susu sapi untuk anak sapi dan susu manusia untuk anak manusia.
dengan mengkonsumsi asi, akan membantu penghematan devisa. Karena sebagian besar bahan baku dari susu bubuk masih diimpor dari negara-negara seperti Australia dan New Zealand.
========================================
pilih sensor film atau rating film ?
Biasa obrolan warung bu lies bada shalat jumat. Ada sekelompok insan perfilman yang menamakan dirinya masyarakat film indonesia mengajukan revisi peraturan / perundangan tentang badan sensor film nasional. Intinya mereka meminta supaya badan sensor tersebut dihapuskan dan diganti dengan istem rating atau peringkat film berdasarkan kualitas dan sasaran pasar dari film tersebut. Seperti di amerika kalau tidak salah. Jadi peringkat berkisar antara peruntukan kepada anak-anak sampai dengan konsumen sangat dewasa ( jompo ?)
3 dari 5 orang yang mengajukan revisi ke mahkamah konstitusi yang saya kenal tapi mereka tidak kenal saya adalah mira lesmana, riri riza (?) dan dian sastrowardoyo.
Diakhir pertemuan dengan mahkamah konstitusi, mbak dian ini sangat bersemangat kali saat diwawancara oleh jurnalis terkait dengan usaha yang dilakukannya saat ini. Menurutnya sistem rating akan lebih mampu mengembangkan kreativitas para sineas muda saat ini. Selain itu, jika menggunakan sistem rating film, dia mengusulkan supaya pengawasan di bioskop lebih diperketat terutama bagi film-film untuk dewasa. Menurutnya pengawasan harus melibatkan semua pihak dari ortu, pegawai bioskop dan lain-lain.
Dari sisi penentang ada 3 sineas senior, anwar fuadi, taufik ismail dan ray sahetapi. Bang anwar ini sendiri tampaknya cukup gerah dengan kemauan beberapa sineas muda ini. dia memminjam istilah pak taufik ismail, dengan berujar” Apakah bangsa ini mau dijadikan bangsa syahawat merdeka ?”
Oke cukup…cukup… sekarang sesi opini pribadi. saya fokuskan ke komentar mbak dian sastrowardoyo yang sedang menuntut ilmu s2, seperti rekann2nya misal marissa, renata.
Pertama masalah rating atau sistem sensor. Jika peredaran film hanya berlangsung di bioskop dan pengawasan oleh pegawai bioskop benar-benar sesuai dengan usia konsumennya, secara teori bisa-bisa saja.
sayangnya ada 2 hal yang bisa meruntuhkan teori tersebut, setidaknya. Pertama, apakah orang-orang yang berkecimpung dalam peredaran film nsaional sudah memiliki disiplin yang sangat baik? Jika dibandingkan keinginan untuk mendapatkan untung, akan ditempatkan pada prioritas keberapakah motif kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, misal pengawasan usia konsumen, pengkategorisasian film berdasarkan isinya serta peredaran film melalui media lain, misal cd, dvd , internet?
Kedua, masalah kretivitas sineas yang tidak ingin dibatasi pihak lain. Memang susah - susah gampang. Saya teringat dengan sepenggal khutbah Jumat pak Hermawan K Dipoyono di masjid Salman ITB. Beliau mengatakan bahwa salah satu variabel yang menentukan kualitas keimanan sorang muslim bisa jadi adalah tempat dia berada. Maksudnya, jika sorang muslim bisa menjalankan apa yang seharusnya di jalankan sebagai muslim dalam kehidupan sehari-hari saat di Mekkah atau Madinah, ya wajar saja. Karena situasinya yang mendukung. Akan tetapi jika seorang muslim mampu berlaku sebagai seorang muslim saat dia berada di kota-kota pusat kemaksiatan , katakanlah dia sedang tugas belajar disana, tentu saja salut dan ancungan jempol akan datang bertubi-tubi baginya, selain keberkahan dari Allah SWT jika muslim tersebut ikhlas.
Jika sineas muda tidak ada batasan sama sekali dari pihak lain baik pemerintah maupun konsumen, wajar saja jika dia mampu membuat suatu karya. Tetapi jika ada sedikit batasan dari pihak lain, dan dia mampu menghasilkan karya, bisa jadi karyanya memang berkualitas.
toh, berlian lebih berharga ketimbang batubara karena tempaan yang diterima arang batubara lebih ringan ketimbang yang diterima arang berlian.
Tumben mendung
tumben hari ini bandung agak mendung, dari pagi euy… ( terutama daerah dago sekitarnya)
lumayan, tidak perlu mengerenyitkan kelopak mata…
Phantom Loads atawa beban laten
Istilah phantom loads saya dapatkan pertama kali saat membaca majalah Home Power. Bisa diterjemahkan sebagai beban hantu atau beban laten dari peralatan listrik.. hal yang menarik dari artikel tersebut, seringkali kita menyangka saat peralatan listrik sudah kita matikan maka tidak ada aliran listrik yang mengalir .
Ternyata anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar… Menurut artikel di majalah tersebut, sebenarnya masih ada energi listrik yang mengalir ke perangkat listrik tersebut. Misalkan komputer, diperkirakan sekitar 1-2 watt daya yang dikonsumsi oleh komputer meskipun komputer/cpu sudah dipadamkan.
Hal ini pernah saya buktikan dengan komputer saya. Kebetulan sistem pentanahan di kamar tidak terlalu bagus, jika saya menyentuh casing komputer tanpa mengenakan alas kaki yang berfungsi menghalangi tubuh dengan lantai / tembok, maka akan terasa ada aliran listrik yang mengalir di tubuh.
Memang 1-2 watt bukanlah suatu daya yang cukup besar untuk menjadi perhatian. tetapi 1-2 watt untuk berhari-hari, berbulan-bulan bahkan setahun. bisa jadi suatu kuantitas yang membuat rekening listrik terasa berat.
jadi solusi singkat, setiap anda ingin meninggalkan perangkat listrik anda tersebut dalam waktu lumayan lama, mending cabut saja kabel listrik komputer dari colokan / jaringan listrik anda.
aroma coffe ,factory outlet kopi@ banceuy,bandung
beberapa hari yang lalu,ada tayangan jalan-jalan yang dipandu teh riyani djangkaru tentang sebuah factory outlet khusus kopi , aroma coffe. tepatnya tanggal 18 desember 2007, saya ke sana menemani seorang shohibul al-bondowoso, untuk membeli bubuk kopi robusta dan arabika. saat itu, beliau membeli masing-masing setengah kilogram robusta dan arabika. dengan total 43ribu rupiah.
lokasinya sendiri berada dijalan banceuy yang terkenal dengan pusat jual-beli onderdil otomotif. aroma coffe sendiri terletak dikiri jalan tepat dipersimpangan jalan pecinan lama, didepannya terdapat toko harapan jaya.
di aroma coffe, jika tidak dalam kondisi banyak konsumen, pengunjung dapat meminta supaya dipandu melihat-lihat bagian dalam pabrik aroma coffe tersebut. Kebetulan, tempo hari kami mendapatkan kesempatan tersebut. Ditawari langsung oleh pak widya pratama, aroma kopi langsung menyambut dengan kuatnya saat kami memasuki bagian dalam pabrik. Didekat pintu masuk pabrik, terlihat ada beberapa jenis kopi yang terletak dibeberapa tampah yang berbeda. ada yang baru berusia 1, 3 dan 5 tahun. Semakin lama usianya, semakin gelap warna biji kopinya.
dijelaskan pula, bahwa semakin lama usia penyimpanan biji kopi, maka akan semakin berkurang pula kadar asam pada biji kopi tersebut. Kadar asam yang tinggi inilah yang menyebabkan seseorang merasakan kembung setelah mengkonsumsi kopi terutama kopi instan. Memang dengan berkurangnya kadar asam pada biji kopi akan menyebabkan berkurangnya berat biji kopi tersebut. Hal yang menarik lainnya adalah biji kopi yang akan diolah, dibakar terlebih dahulu dengan kayu pohon karet. sehingga akan menambah sensasi tersendiri.
Masuk ke dalam gudang penyimpanan, ada beberapa lokasi yang dibagi berdasarkan lama penyimpanan biji kopi tersebut. Jika anda melayangkan kepalan tinju ke karung yang berisi biji kopi berusia 1 tahun, maka anda akan merasa meninju karung berisi beras. Sedangkan jika anda menghantam karung kopi berusia 5-8 tahun serasa menghantam tembok.
sedikit tips untuk penggemar kopi, jika anda penderita tekanan darah tinggi dan menyukai aroma kopi yang bersifat mild, disarankan untuk mengkonsumsi kopi jenis arabika. Sedangkan kopi robusta, yang berasal dari kata robust atau kokoh, tidak cocok dikonsumsi oleh penderita darah tinggi. karena robusta memiliki efek mempercepat aliran darah. Selain itu, robusta memiliki efek seperti doping yang akan memberikan energi tambahan bagi yang mengkonsumsinya.Bisa jadi semalaman anda tidak bisa memejamkan mata. Tidak disarankan bagi kawula muda yang berusia dibawah 30tahun,percaya saja pada kemampuan anda sendiri.
Beda Linux dengan IGOS
Beberapa waktu yang lalu, saya menyempatkan diri melihat-lihat kata kunci yang membawa seseorang sampai mengunjungi blog saya ini. Salah satunya adalah “Beda Linux dengan IGOS “. sebenarnya masih ada kata kunci yang lebih seru lagi. tetapi lain kali saja saya bahas…
Linux adalah kernel atau bagian inti dari sistem operasi komputer. Pada perkembangannya, Linus Torvald, menambahkan aplikasi-aplikasi buatan Richard M Stallman dari FSF sehingga membentuk suatu sistem operasi seperti MS Windows , MacOS, Solaris, FreeBSD dan lain sebagainya. Sehingga seringkali sistem operasi linux disebut sebagai GNU/Linux meskipun lebih mudah jika disingkat menjadi Linux saja.
Karena sifatnya yang terbuka / open, memudahkan siapapun yang berkeinginan dan memiliki kemampuan untuk meodifikasi sesuai keinginannya.. Sehingga muncullah berbagai macam variasi sistem operasi linux. Baik dari segi tambahan fitur pada kernelnya sampai dengan tampilan pada desktopnya..
IGOS sendiri adalah variasi linux atau distro yang dikeluarkan oleh BPPT dan Kementrian Ristek RI. IGOS dibangun berdasarkan distro linux fedora yang merupakan penerus linux red hat edisi personal. Tetapi ada kabar bahwa IGOS akan dibangun berbasiskan distro ubuntu.
Yang jelas, setiap distro yang memiliki basis pengguna yang besar umumnya memiliki kecepatan upgrade / peningkatan kinerja yang cepat. Misal Ubuntu, OpenSuse dan redHat. debian sendiri karena mementingkan kestabilan sistem memilih langkah upgrade yang terbilang lama dibandingkan dengan distro yang lain.
Sebagai gambaran, baru beberapa bulan yang lalu, saya menggunakan fedora core 7, tetapi beberapa pekan kemudian muncul fedora core versi 8. Akhirnya saya kembali ke opensuse 10.1 karena berbagai alasan termasuk bujukan mas vavai.. rencana bulan depan ingin upgrade ke opensuse `10.3 plus cari dvd repositorinya yang sebesar 6 keping dvd. Eh sudah dikagetkan dengan rencana keluarnya opensuse 11 . Puyeng…
Untung dengan pulsa murah
Menyambung dengan postingan saya sebelumnya , postingan kali ini akan membahas keuntungan dari pulsa murah..
diawali dari keputusan KPPU terhadap penguasaan sebagian (besar??) kapling bisnis telekomunikasi indonesia melalui Telkomsel dan Indosat, yang berakhir dengan denda dan kewajiban bagi temasek untuk melepaskan salah satu porsi sahamnya di kedua perusahaan tersebut, direspon oleh oleh Sofyan Djalil pada saat beliau menjabat sebagai menkominfo dengan mengeluarkan kebijakan bahwa telkomsel sengaja tidak diperkenankan turut serta dalam perang tarif. Dengan alasan supaya tidak mematikan perusahaan telekomunikasi yang baru tumbuh…
Sekilas memang betul…
Tetapi naluri saya sebagai konsumen sepertinya memiliki logika lain
Pertama, terjun ke bisnis yang padat teknologi tentu saja membutuhkan modal yang sangat besar. Jadi logis jika para pemilik bisnis telekomunikasi tersebut sudah memperhitungkan dan menyiapkan langkah-langkah strategis apabila raksasa telekomunikasi seperti telkomsel, indosat dan excelcomindo melakukan jurus perang tarif murah untuk menghadang para pendatang baru. Kecuali memang sudah ada perjanjian antara regulator , pemain lama dan baru dalam meramaikan jagat persilatan telekomunikasi indonesia.
Masih lemah ni alasannya??
Oke, yang kedua, pulsa murah bisa turut serta menurunkan harga dan inflasi. [-O<
Berlebihan?? memang jarang ada pengalaman harga-harga turun . Secara banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan nilai inflasi.. Saat ini , energi menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap inflasi. Lihat saja ketika harga minyak dunia melonjak hampir semua harga barang mengambil ancang-ancang untuk menaikkan harga dirinya. Untung saja pemerintah masih menahan-nahan supaya harga bbm tidak naik, sehingga inflasi masih malu-malu untuk tampil di headline surat kabar…
Kembali ke tarif pulsa yang murah, rata-rata pebisnis baik kelas tepi pasar sampai internasional menggunakan jasa telekomunikasi yang dikelola oleh Big Three, si pemain lama.. Oke,bayangkan tarif telekomunikasi turun sampai 50%, sebagian dari pebisnis tersebut bisa jadi akan merasa berhutang budi dan akan menularkan kebaikan yang telah diterimanya dari operator selular dengan menurunkan harga jual produknya..
Maaf belum ada data atau fakta tetapi apa salahnya dicoba.. (bersambung)