Menguras Sumur Minyak Tua

Beberapa waktu yang lalu, saya berbincang dengan seorang kawan yang sebelumnya bekerja di perusahaan minyak. Menarik ceritanya, karena perusahaannya itu, berusaha untuk mengambil minyak bumi mentah dari sumur-sumur tua yang sudah ditinggalkan oleh Pertamina. Ada 2 lokasi sumur tua yang dipegang kantor lamanya itu. Pertama ada di Cepu. Lokasi yang kedua berada di sekitaran Prabumulih. Selain perusahaan yang berbadan resmi seperti kantornya itu, ada juga sumur-sumur rakyat yang mengambil minyak bumi menggunakan teknologi sederhana.

Jika kantornya lebih mengoptimalkan pengurasan minyak bumi dengan memperbarui peralatan yang ada. Maka, usaha sumur rakyat tersebut cukup unik juga. Ada yang menggunakan sumbu roda truk untuk menarik timba dari sumur yang umumnya memiliki kedalaman 100-200 meter dan memanfaatkan gravitasi untuk mengembalikan timba ke dalam sumur. Ada juga yang memanfaatkan sapi untuk menarik timba ke atas😀.

Pertanyaan selanjutnya, kemana minyak mentah tersebut dijual? Saat ini, hampir seluruh minyak tersebut dijual ke Pertamina dengan harga yang sudah disepakati. Sebelumnya, cukup banyak yang melakukan penyulingan sendiri sehingga dihasilkan diesel. Nah diesel produksi rumahan ini yang dijual ke supir-supir truk di sepanjang jalur pantura khususnya.

Tertarik untuk produksi minyak di sumur tua?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s