Penyerapan Anggaran di Akhir Tahun

Sore tadi salah seorang kontraktor meminta saya untuk membuat tagihan segera. Awalnya saya jelaskan, sesuai kontrak, tagihan dan material akan dikirim setelah skbdn (lokal lc) diserahkan. Tetapi, kontraktor ini menginformasikan bahwa dia akan membayar via TT (telegraphic transfer) semacam transfer uang biasa. Ada syarat tambahan dari beliau, faktur pajak harus dikeluarkan bulan Desember ini. Sampai malam ini saya belum faham maksud dan korelasinya.

Tiba-tiba saya teringat dengan wawancara Blomberg TV Indonesia pekan lalu. Narasumbernya dari kementrian keuangan (sepertinya). Topik yg dibahas adalah fenomena penyerapan anggaran yang tinggi di akhir tahun. Menurut narasumber tersebut, pola penyerapan anggaran Indonesia berbeda dengan negara tetangga di ASEAN, yang cenderung terdistribusi merata sepanjang tahun.

Ada beberapa hal yang menyebabkan perbedaan pola tersebut, disebut sebagai tantangan oleh narsum, salah satunya prosedur dalam tender yang memang memerlukan waktu panjang untuk diikuti. Setelah pemenang tender diumumkan, perlu disiapkan siapa pejabat pembuat komitmen dan diikuti penyusunan direksi pekerjaan.

Dari sisi eksternal, masalah klasik seperti pembebasan lahan dan sosialisasi proyek yang dihambat oleh masyarakat bisa berkontribusi dalam lambannya menyerap anggaran.

Di sisi lain, ada ketakutan jika anggaran tahun ini tidak terserap habis sesuai rencana, maka kemungkinan besar anggaran serupa tidak akan diberikan kembali. Pola pikir semacam ini yang perlu diubah. Di beberapa institusi, memang sudah banyak berubah, salah satunya adalah penyerapan anggaran berbanding lurus dengan kemajuan pekerjaan. Memang hal ini lebih banyak berlaku untuk kegiatan yang bersifat proyek ketimbang hal-hal seperti belanja rutin.

Sedikit menyimpang,  penyiar Bloomberg cukup agresif dalam bertanya. Tapi masih dalam batas kesopanan, karena narsumnya tidak terlihat jengkel. Bisa jadi narsumnnya yang sangat sabar, hehe.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s