Arsip

Tiba-tiba teringat tautan ini, tentang pentingnya arsip. Memang Google rajin mencatat dan mengarsipkan segala hal yang diletakkan di dunia maya. Tetapi tidak semua hal kita niatkan untuk diunggah ke dunia maya. Banyak hal yang mungkin terlewat dan dianggap remeh. Sehingga hal-hal tidak penting tersebut tidak sempat didokumentasikan atau diarsipkan baik via dunia maya atau dunia offline. Apa padanannya yang tepat untuk offline?

Setidaknya tulisan dibawah yang bersumber dari tautan yang saya berikan diawal, dapat memberikan sedikit pencerahan mengenai keunikan mengarsipkan hal-hal tidak penting, yang siapa tahu, akan menjadi penting nantinya.

Arsip, Sepenting Apa?

Pentingkah arsip? Kaujawab: pasti. Tapi mengapa bahkan makalah tugas kuliahmu dahulu pun tak sanggup kausimpan.

Pentingkah arsip? Dan kau bingung dimana kau membuang nota pembayaran pertama saat kau memasuki universitas.

Pentingkah arsip? Lalu kaupun geleng-geleng ketika ditanya di mana copy Kartu Mahasiswa yang kaumiliki pertama kali.

Kau mengamuk, memaki saat mendengar komunitas arsip tersungkur. Tapi bahkan kedua orangtuamu sendiri sampai wafatnya tiba lupa kauarsipkan ceritanya.

Kausetujui arsip memperpanjang ingatan. Tapi kau sendiri lupa mencatat apa yg kaulakukan pada 18 November 2012 silam. Tak usah ditanyakan tanggal yang lebih jauh.

Kaubilang arsip itu penting. Dan saat pindah kos, koran yang kaubeli eceran yg pertama kali kaujual ke pengepul kertas.

Kaubilang arsip itu penting. Saat ditanya 10 hal penting yg kaulakukan di tahun 1998, kaupun hanya sibuk mengingat dan berspekulasi.

Kaubilang arsip penting. Tapi saat ditanya kapan tepatnya anakmu ikut Pramuka di sekolahnya, kau hanya tergagap.

Kaubilang arsip itu penting dan kau belajar tentangnya. Tapi bahkan buku tulis kuliahmu sendiri lupa di mana kau membuangnya.

Kaubilang arsip dan kliping utk bangsa penting. Tapi mengkliping tulisanmu sendiri secara ajeg kau abai.

Kau jagoan berdebat soal arsip primer dan sekunder, tapi lupa menyimpan arsip primer kisah hidup keluargamu sendiri.

Kau prihatin atas negara yg tak tahu merawat arsip. Kau sendiri mengurus arsip hidupmu sendiri tak pernah becus.

Arsip itu penting? Wassalam.

Iklan

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s