Angkot, Haji dan Pempek

Beberapa kali melakukan perjalanan ke Lampung, ada beberapa fakta menarik yang sayang untuk dilewatkan.
Angkot
Nyaris setiap angkot yang saya temui, dilengkapi oleh sound system sederhana yang terdiri dari sebuah speaker / pengeras suara di bagian belakang dan pemutar lagi di sisi kemudi. Ukuran pengeras suara ini terbilang besar, karena menghabiskan tempat untuk 2 orang penumpang. Sedangkan pemutar lagunya bisa berupa pemutar cakram sederhana atau pemutar berbasis usb.
Yang cukup unik, seringkali penumpang, umumnya anak-anak sekolah, memilih angkot berdasarkan lagu yang diputar. Jika lagu yang diputar tidak sesuai selera, mereka lebih memilih menunggu angkot yang sesuai.
Haji
Di sekolah dasar, guru mengajarkan title haji dan hajjah dengan singkatan H dan Hj, jika diperlukan. Di Lampung, yang sering saya lihat adalah Hi untuk pria dan Hj untuk wanita. Entah kenapa, ada perbedaan penulisan tersebut.
Dari satu tulisan yang saya pernah baca, penyematan haji dan hajjah kepada orang yang telah menunaikan ibadah haji, merupakan inisiatif pemerintah colonial VOC/Belanda. Tujuannya untuk mendata serta mengenali orang-orang yang baru pulang dari tanah suci. Maklum saat itu, Belanda khawatir dengan pemikiran dan pergerakan progresif yang dibawa oleh kaum Muslim yang sempat bersentuhan dengan pemikiran Islam saat itu yang sedang berkembang pesat.
Pempek
Di Jogja, pempek Bu Kamto di belakang Toko Ramai Malioboro sering menjadi rujukan bagi penggemar pempek. Meskipun saat ini sudah ada kompetitor tangguh di derah Taman Siswa. Awalnya saya kira pempek Bu Kamto itu adalah cita rasa pempek asli dari Palembang. Sepertinya dugaan saya salah. Bisa jadi citarasa terutama kuah pempeknya sudah disesuaikan dengan lidah orang jogja. Coba bandingkan dengan kuah pempek di Palembang dengan Lampung yang masih berdekatan. Kuah gelap seperti jus kurma, manis pahit karena menggunakan gula batok.

4 Comments

  1. Oh ini 3 tulisan terpisah thoh Ndo. Aku kira saling terkait.

    Oh ya, aku baru tahu ulasan sejarah titel Haji(/Hajah) seperti itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s