TOEFL

Tidak ingin kalah dengan manuver Gita ” Menteri Perdagangan” Wirjawan yang mewajibkan PNS di kementriannya untuk memiliki skor Toefl 500, kantor saya mengadakan program tes Toefl untuk karyawannya. Jadwal dan lokasi tes ditentukan sendiri oleh setiap karyawan. Yang jelas ada target skor tertentu untuk setiap level. Saya sendiri melakukan tes toel sudah bertahun yang silam saat masih kuliah.

Iseng, saya bertanya ke seorang kawan yang terbilang mahir dalam ber cas cis cus ala Sherlock Holmes. Skor Toefl terakhirnya 110 yang internet based test. Jika dikonversi ke paper based test menjadi 637.  Wow. Nilai tersebut sudah masuk ke jajaran middle management setara dengan manajer dan GM.

Sepertinya harus menyegarkan kembali kemampuan berbahasa asing dalam waktu dekat.

Iklan

1 Comment

  1. Keren.. keren.. skor TOEFL 110 udah bisa daftar Harvard Business School tuh. ;;) Tapi gak perlu dikonversi ke skor PBT Mas, soalnya PBT sekarang udah diapusin, adanya cuman TOEFL iBT. Kayaknya harus lebih membiasakan diri sama skor iBTdeh.

    Tapi bingung juga sih, sampe Pak Gita Wirjawan minta standar skor TOEFL 500an.Udah mah,skor yg diminta adl TOEFL dgn format jadul,penggunaannya juga ga tepat deh. Stau sy,TOEFL kn unt daftar kuliah ke luar negeri.Materi2nya bhs Inggris dunia akademik,ga nyambung lah.

    Kalo buat kerja sih, kayaknya skrg udah pada pake TOEIC. Tmn2 sy yg tes d Pertamina sama BUMN2 gitu pake TOEIC. Ktanya sih, tesnya lebih gampang soalnya pake bahasa Inggris sehari2. Ga njelimet. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s