Andang Bachtiar dan Bumi Yang Tidak Berbohong

Akhir pekan ini, setidaknya ada 3 perusahaan migas asing yang membuka lowongan cukup banyak di media. Inpex ( Jepang), Eni (Italia) dan BP (British Petroleum). Hal ini dapat menjadi indikasi bahwa cadangan minyak dan gas di perut bumi Indonesia (mungkin) memang masih banyak yang bisa dicari.

Kultwit Andang Bachtiar pada 27 Agustus yang lalu turut mengingatkan potensi kelalaian anak bangsa dalam mengeksplorasi sumber daya alam di perut bumi Indonesia.

#BYTB -1 Bumi Yang Tidak Berbohong (dan Kita Yang Tidak Membaca). Brikut ini adlh rangkaian twuit terkait BYTB-KYTM yg mudah2an mencerahkan

#BYTB-2: Apakah negara kita kaya emas? Apakah negara kita kaya migas? Apakah masih ada lagi cadangan di bawah sana?

#BYTB-3: Bagaimana dengan panas bumi berlimpah yang tidak bisa diekspor tapi juga tak kunjung termanfaatkan segera?

#BYTB-4: Apakah kita mampu mengeksplorasi dan mengelola sumberdaya bumi kita sendiri?

#BYTB-5: Apakah kita punya teknologi dan modal untuk diresikokan menggali bumi mencari kemanfaatan alam untuk anak2 negeri? Dsb dsb dsb!

#BYTB-6: Pertanyaan2 itu jadi aneh ketika keluar dari pembicaraan, pernyatan atau tulisan pejabat-pejabat yang mengurusi kekayaan negeri..

#BYTB-7: khususnya kekayaan di bidang sumberdaya kebumian – geologi spt, mineral, batubara, migas, panas bumi, air, energi, dan sejenisnya.

#BYTB-8: Dan lebih parah lagi kalau ternyata para ahli kebumian-lah yang nyeletuk dan berkeluh kesah dengan nada-nada serupa hampir sama ..

#BYTB-9: spt terungkap 7-8 tahun terakhir ini ktika harta karun migas di bawah blok Cepu lama trpaksa kita relakan dioperasikan bangsa lain,

#BYTB-10: ktika kita bingung pertahankan prod migas dgn usaha tambal –sulam sedot-pompa cadangan2 tua yg sudah uzur dan terlunta-lunta,

#BYTB-11: ketika tak satupun kebijakan negeri ini berani beresiko menambah data: mengeksplorasi sendiri tanah airnya sendiri,

#BYTB-12: ketika renegosiasi hanya dimaknai dengan perubahan royalty dan kepemilikan saham,

#BYTB-13: ktika kontrak blok2 migas besar sdh mendekat &kita tdk percaya atas kemampuan sendiri& tetap mngelu2kan asing dg modal&teknologi.

#BYTB-14: Ada 2 jenis kategori anugrah kekayaan bumi: kategori pertama adlhsumberdaya (resources) &kategori kedua adlh cadangan (reserves).

#BYTB-15: Sumberdaya adlh yg masih belum diketemukan, Cadangan adlh yg sudah diketemukan.

#BYTB-16: Lalu timbul pertanyaan: bagaimana mungkin sesuatu yang belum diketemukan disebut sebagai sumberdaya? Mungkin saja.

#BYTB-17: Tanda2 alam& bumi yg bicara – yg dalam bahasa geologi sering disebut sebagai indikasi sistim minyak bumi, sistim metalogeni, ….

#BYTB-18:..sistim hidrotermal panasbumi & sistim cekungan sedmn pembawa batubara – kesemuanya bs dibaca & dihitung potensinya oleh ahli bumi

#BYTB-19: Ketidak tahuan kita ttgpotensi sumberdaya bumi yg masi blm ktmu sering menyesatkan rakyat kebanyakan yg lebih tidak mengerti lagi.

#BYTB-20: kependekaran ahli bumi yang hanya tau potensi sda yg sudah ketemu & di prmukaan saja adlh tataran ilmu tenaga luar gwa-kang, …

#BYTB-21: kependekaran itu belum sampai ke tataran tenaga dalam alias lwee-kang, yaitu mengetahui yg blm ketemu dan ada di dalam2…

#BYTB-22: Sdh seharusnya para ahli bumi Indonesia tdk hnya gunakan “tenaga luar”nya u/ mngelola tanah air Indonesia dgapa yang sudah ada, …

#BYTB-23: …tapi juga “tenaga dalam”nya untuk menemukan cadangan baru dari sumberdaya yang ada:

#BYTB-24: mencerahkan harapan kedpn,menata rencana energi dan kebutuhan hidup berbudaya lebih baik berdasar pengetahuan ttg apa ygkita punya

#BYTB-25: Pengetahuan kita sendiri, bukan hanya pengetahuan yang disumbang dan didiktekan oleh orang-orang asing tentang bumi kita.

#BYTB-26: Pengetahuan mereka (otrang2 asing itu) penting, tapi lebih penting lagi adalah pengetahuan kita.

#BYTB-27: Karena kalau mereka yang menguasai pengetahuan itu, otomatis mereka akan punya kendali terhadap apa yang kita punya.

#BYTB-28: Kalau kita yang menguasai, sebaliknya, kitalah yang punya kendali atas apa yang kita punya. Sangat sederhana dan sarat logika.

#BYTB-29: Jadi, kalau kita tidak berani bersiasat untuk beresiko eksplorasi melengkapi data-data sumberdaya kebumian Indonesia,…

#BYTB-30:… lalu kalah siasat dg mrelakan orang2 asing bebas bikin survey ttg apa2 yang ada di bumi kita tanpa kitamampu bargaining dg mereka

#BYTB-31: maka beginilah jadinya: kita lihat dalam 10 tahun terakhir ini, kebanyakan data-data spec survey kita dikuasai oleh pihak asing.

#BYTB-32: Kalaupun ada indikasi potensi g muncul dri data2eksplorasi baru itu, tentu saja pihak2 tsb lebih mudah menegosiasikannya ke kita

#BYTB-33: Siapa yang menguasai informasi, dia menguasai meja! Mrk tahu potensi sda kita, kita hanya mengira2 dr mrk! Re-negosiasi?? Wallah!!

#BYTB-34: Jadi, marilah kita membaca bumi kita sendiri, bukan hanya yang kasat mata, tapi juga yang tidak terlihat di bawah sana.

#BYTB-35: Bumi Indonesia telah bicara bahwa ada 86 cekungan migas di pangkuannya yang 18 diantaranya sudah terbukti menghasilkan, …

#BYTB-36: …sementara sisa cekungan2 yg lain (68 cekungan) masih jauh dari kita mengerti karena hampir2 kita tdk punya nyali untuk eksplorasi

#BYTB-37: Belum lagi pada versi resmi pemerintah ada 128 cekungan itu di Indonesia.

#BYTB-38: Nah, apakah kita mau membaca tanda-tanda itu seterusnya? Atau kita hanya berpuas diri di 18 cekungan saja?

#BYTB-39: Mrk yang kurang kuat visinya akan bilang: hei, minyak kita habis, migas kita makin mnipis, ayo berhemat&sgera ganti model energi.

#BYTB-40:… Ungkapan2 itusangat bagus dipakai untuk membangkitkan semangat diversifikasi, mengurangi –menghapus subsidi, …

#BYTB-41:…dan menumbuhkan persaingan kemajuan energi-energi alternative terbarukan dan sejenisnya di negeri ini.

#BYTB-42:tp sayang ungkapan2 itu tdk diarahkan&dmanfaatkan max u/ galakkan eksplorasi!eksplorasi!eksplorasi! :mencari!mencari!mencari!

#BYTB-43a: Kalopun krisis energi kita ini dipakai menstimulasi eksplorasi, rangkaian panjangnya seringkali dilupakan,…

#BYTB-43b … yaitu harus dibangun dulu tradisi dan kebiasaan dan dididik pendekar-pendekar eksplorasinya.

#BYTB-44: Coba kita tengok kuil-kuil perguruan tinggi kita, apakah mereka menghasilkan pendekar-pendekar eksplorasi? Nope!

#BYTB-45: Yang kita lihat perg tinggi malah banyak memasok industri dgbaut &sekrup u/ operasikan program& kerjaan2 rutin yg nir-kreativiti!

#BYTB-46: Bgmn pusat2 riset? Setali tiga uang:mrk studi2 non-terobosan, lebih ke kerja rutin industri yang coba diserap akademisi dg murah

#BYTB-47a: Tentu saja itu menguntungkan kedua belah pihak, karena harganya murah bagi industri tapi…

#BYTB-47b: tp tetap merupakan pendapatan berarti bagi perguran tinggi yang disuruh pemerintah untuk berbisnis menghidupi diri sendir

#BYTB-48: Kalau tidak salah dengar pesan paling baru dari pimpinan negeri ini adlh: eksplorasi! Kita smua berdebar2 kegirangan mendengarnya.

#BYTB-49a: Mudah2an implikasinya dia mengerti. ….

#BYTB-49b: Trmsuk tdk mudah menyerahkan pengelolaan asset-asset cadangan mineral dan migas yang habis kontrak begitu saja ke orang2 asing ..

#BYTB-50: hanya krn mau bargaining yg lain … atau malah lebih parah lagi: karena takut bangsa sendiri tidak mampu mengurusi.

#BYTB-51: Lho? Apa hubungan eksplorasi dg habisnya kontrak-kontrak blok migas utama dan juga renegosiasi kontrak-kontrak pertambangan kita?

#BYTB-52: Kalaupun toh harus bertawar-2an, kita minta saja mereka yg masih ingin mengangkangi operasional kekayaan kita itu dengan iming2

#BYTB-53a: Mrk masih boleh cawe-cawe –tentunya tidak sebagai operator lagi- tapi

#BYTB-53b: tapi dengan syarat taro ,tenaga, teknologi& sejenisnya yg terkait resiko2 tinggi u/bantu kita eksplorasi, tanpa embel2 apa2 lagi.

#BYTB-54: Nah, itu semua tadi Bumi kita yang tidak Berbohong ttg anugrah berlimpah sumberdaya tapi tdk bisa kita membacanya!!!! IQRO! IQRO!

#BYTB-10: ktika kita bingung pertahankan prod migas dgn usaha tambal –sulam sedot-pompa cadangan2 tua yg sudah uzur dan terlunta-lunta,

Iklan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s