Menelusuri Coto di Pare-Pare

Anda tahu pola makan di Makassar? Jadi, saya baru tahu bahwa Coto itu merupakan sarapan di pagi hari, Konro adalah menu makan siang. Sedangkan makan malam umumnya menyantap menu ikan laut.

Info tersebut sama mengejutkannya saat saya mengetahui bahwa Wong Kito lazim menyantap pempek sebagai sarapan pagi.

Pertama kali saya merasakan Coto saat di kota Jogja. Tepatnya di warung  di asrama mahasiswa Sulawesi Selatan yang terletak di jalan Krasak, Jogja. Entah komposisinya yang berbeda, yang jelas kesan pertama saat  merasakan Coto pertama kali kurang memberikan kesan yang mendalam.

Beberapa tahun kemudian, beberapa kali kesempatan berkunjung ke Makassar termasuk untuk menjajal varian Coto yang masuk rekomendasi. Di Makassar sendiri, saya masih menempatkan Coto Nusantara berada di posisi teratas untuk sementara.

Bagaimana di kota lainnya? Di Pare-Pare sudah ada 2 warung Coto yang pernah saya coba. Pertama, warung Coto Paraikatte di jalan Andi Makassau. Rasanya terbilang lumayan meskipun masih dibawah Coto Nusantara.

Warung kedua berada tepat diseberang depo Pertamina Pare-Pare. Warungnya sederhana tetapi selalu ramai. warung ini hanya buka dari pagi sampai sebelum makan siang. Hanya satu menu yang tersedia, Coto. Tidak ada menu konro seperti di warung di atas. Selain ketupat, ada menu buras sebagai teman untuk menyantap coto ini. Harga seporsinya 15 ribu, terbilang sebanding untuk cita rasa yang diberikan. Memang menu default Coto berisikan daging beserta jerohan. Tetapi opsi daging saja pun tersedia.

Oya, tahu kenapa disebut Coto? Karena Coto menggunakan daging Capi. Halah.

Di beberapa daerah, ada Coto yang menggunakan daging Kuda dan Kerbau. Saya pikir daging Kerbau cukup berpotensi untuk menggantikan pasokan daging sapi. Saat di Kudus, saya pernah juga mencoba Soto Kudus dengan bahan daging Kerbau. Rasanya manis, berbeda dengan daging sapi yang lebih tawar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s