Handry Satriago on How To Lead

Jaman kuliah dahulu, saya paling senang dengan tipikal dosen proyek. Maksudnya dosen yang memiliki segudang kegiatan di luar jam mengajarnya. Baik proyek riset ataupun proyek yang lebih ke arah terapan. Terkadang, karena kesibukannya yang menggunung, dosen-dosen tersebut banyak menggeser jam kuliahnya ataupun mewakilkan kepada asistennya.

Saya pribadi tidak terlalu mempermasalahkan hal tesebut. Toh, kurikulum kuliah dan referensi yang dipergunakan, sudah diinformasikan dari jauh hari. Terkadang, materi kuliah juga telah disebarkan oleh dosen untuk memudahkan para mahasiswa yang ingin mengakselerasi pemahaman. Jika ada pertanyaan, mahasiswa bisa menanyakan pada waktu yang telah ditentukan oleh dosen, baik secara tatap muka atau via media surel.

Satu hal yang saya sukai dari dosen-dosen proyek tersebut adalah kemauannya untuk berbagi mengenai proyek atau kegiatan ekstra mengajarnya tersebut. Seperti ada seorang dosen yang selalu menceritakan kegiatannya saat mengikuti konferensi keilmuan. Baik dari sisi perkembangan kelimuan di dalam konferensi, saat kunjungan ke laboratorium yang menjadi tuan rumah konferensi  ataupun di luar waktu konferensi tersebut. Misalkan situasi akademik di kampus atau kota tersebut dan hal-hal terkait lainnya.  Maklum, cerita-cerita tersebut sangat menginspirasi mahasiswanya. Bisa jadi menginspirasi untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat lanjut atau inspirasi untuk mengembangkan keahlian di bidang yang lebih praktis.

Tak mau kalah dengan dosen-dosen saya di atas, Handry Satriago pada Jumat 31 Agustus 2012, membagikan pengalamannya pada Global Customer Summit  GE di Crotonville. Menyimak uraian Handry berikut ini sedikit banyak akan memberikan pandangan baru mengenai kepemimpinan. Baik di dunia pekerjaan ataupun sosial kemasyarakatan.

1. ada waktu nih sebelum jumatan…ingin buktikan aku bisa kultwit siang2x..haha…here is my #oleh2x dari perjalanan 18 hari kemarin

2. Dalam Global Customer Summit nya GE di Crotonville, leaders dari berbagai negara & perush berkumpul. Here is my three learnings.

3. First, about Leading. True leaders lead with action. Leading is an active process, not reactive. #oleh2x

4. Leading termasuk challenge status quo, not working process, not performed employees. #oleh2x

5. Leading starts with what you beleive is the right things to do, formulate it, sell the idea, and collect supports. #oleh2x

6. “Selling” the idea tidak cuma ke customer, tapi yg lebih penting ke internal..untuk dapat buy in. #oleh2x

7. Leading adalah relentless effort…tidak berhenti ketika halangan muncul. When you beleive your idea will work, fight for it. #oleh2x

8. Point utama dalam leading adalah, kita harus benar2x menguasai apa yang ingin kita lakukan. Tidak hanya tau permukaannya saja.#oleh2x

9. Kembali ttg bagaimana melakukan bisnis di Indonesia, untuk mendapatkan support dari luar, kita harus benar2x jago ttg Indonesia. #oleh2x

10. Jago, dlm artian mengerti benar dinamika marketnya, tahu dan punya network, connect dgn culturenya…bukan cuma data statistik.#oleh2x

11. Leading, berarti mampu menyarikan apa yg mau dilakukan di atas selembar tisu serbet makan, dan bisa membuat org convinced.#oleh2x

12. Leading berarti siap berargumentasi, siap mendapatkan tough questions, dan berani berbeda dlm hal ide yg diyakini akan berhasil.#oleh2x

13. Good leaders beleive on his/her dream, formulate it clearly, fight for it, and get support for it…and dare to execute it #oleh2x

14. Saya melihat ini ternyata menjadi diferensiator antara good leaders dan mediocre leaders. Mediocre leaders tidak komplet.#oleh2x

15. Kadang mereka hanya bagus di dream, tapi ndak bisa formulating it, kadang kurang bisa get the support, kadang tdk berani fight. #oleh2x

16. Yang paling ancur adalah, cuma punya ide yg nggak dikuasai banget, trus ga berani fight for it, and ujung2xnya cuma komplain.#oleh2x

17. Saya banyak belajar dari leaders di Afrika, yg sekarang sedang growing…mereka start dgn confidence thd dream mereka. #oleh2x

18. Lalu leaders dr India, yg dgn dahsyat fight for their ideas…”ini yg terbaik buat India, dan kami yg tau ttg ini” kata mrk. #oleh2x

19. Tentunya juga leaders dari Middle East…yang mampu menggalang dukungan thd ide/ide dan dreams mereka. #oleh2x

20. Luar biasa para leaders Vietnam…tanpa bahasa Inggris yg fasih, mereka mampu menjual ide dan dream mereka. #oleh2x

21. Vietnamese leaders itu menyatakan “if you want to do business in Vietnam, educate me to educate you to grow together” cakeep..#oleh2x

22. Leading, sekali lagi adalah proses aktif. Jika dilakukan dengan benar, ia menjelma jadi magnit…mampu menarik semua dukungan.#oleh2x

23. Yang kedua, setelah Leading tadi, adalah tentang bekerjasama…teamworking. #oleh2x

24. Jeda dulu…abis jumatan kita lanjut…masih ada 1 jam nanti abis jumatan…hehe. #oleh2x

25. Lanjut kita….#oleh2x twit..🙂. Things that I learned a lot from those global leaders adalah ttg bagaimana mereka bekerjasama..

26. As simple as this : Mereka always nice to others..open for talk with anybody, nggak jaim, try to listen dgn baik, and humble.. #oleh2x

27. Seringkali ada leaders yg lupa untuk membedakan being decisive and being rude is totally different. #oleh2x

28. Leaders yg baik berusaha utk menolong orang lain..tentu ada batasnya, dan tegas ktika ndak bisa bantu. Tp sampaikan dgn baik.#oleh2x

28. Saya jg lihat para global leaders tsb selalu open for a discussion..padahal waktu mereka terbatas. It’s all about intention .#oleh2x

29. Mereka melihat discussion and listen for other’s idea and opinion sebagai sebuah opportunity…that’s why being nice is needed.#oleh2x

30. Leaders yg baik membedakan diri dgn leaders mediocre atau BJD (baru jadi leaders) dgn the way they treat people and others idea. #oleh2x

31. Para BJL (sorry, bukan BJD) ini seringkali jaim & ambil jarak…mrk liat selama bukan boss nya, org lain adalah di bawah mereka.#oleh2x

32. Lucu, ada org yg ngaku leaders baru mau ngobrol sesudah liat kartu nama atau dikasih tau lawan bicaranya ini siapa. #oleh2x

33. Great leaders always try to listen & responsive. Content responsenya tdk slalu bersetuju..tapi responsivenya itu yg penting.#oleh2x

34. Leaders mau menerima feedback dgn senyum..walau belum tentu setuju. Doers, ngamuk ketika hasil kerjaannya dikritik. #oleh2x

35. Being leaders jangan mau dibatasi dgn konsep silo, hanya peduli dgn lingkarannya sendiri…lewati batas2x itu, jgn terperangkap..#oleh2x

36. Bekerjasama dimulai dari niat bahwa every ideas from everybody adalah oppty…#oleh2x

37. Bekerjasama melihat bahwa setiap ideas bisa memperkaya diri kita…again, konsep learning. #oleh2x

38. Tentunya bekerjasama memerlukan juga kemampuan untuk tegas…again, tegas, bukan rude! #oleh2x

39. Chairman saya, Jeff Immelt bilang: “Sekitar 5 kali dlm setahun, saya membuat keputusan sendiri..setelah mendengar semua info”.#oleh2x

40. Jika leades melakukan hal tsb lebih dari 10 kali dlm setahun, maka org2x bagus di organisasi anda akan pergi..#oleh2x

41. But if you do it less than 2 per year, legitimasi anda sebagai leaders bisa hilang…you are too dependent too others. #oleh2x

42. So, dalam bekerjasama, dibutuhkan seni, art..kapan pull the string, kapan musyawarah…but again, always listen first. #oleh2x

43. Jangan punya enemy. Pendapat bisa beda, attitude bisa ga saling suka, tp no need to create enemy by attack others. #oleh2x

44. #oleh2x ketiga dari pembelajaran saya dlm perjalanan 18 hari kemarin adalah tentang managing work

45. Hebatnya ya, dari sekian banyak global leaders yg kumpul di Crotonville kemarin, ga ada tuh yg bawa asisten! #oleh2x

46. Learning and working adalah satu kesatuan…oke, kita pernah bahas ini…tapi ternyata being healthy jg bagian tak terpisahkan!#oleh2x

47. I learned bahwa untuk perform well, you must be bugar…jd, mau gimanapun caranya, aturlah itu! #oleh2x

48. Lalu, you need to keep improving bagaimana untuk kerja dgn efisien…ada jargon gini : “good leader know when to stop..#oleh2x

49. Para global leaders itu, tau bener kapan harus berenti ngobrol, kapan harus kosentrasi di ipad/notebook, kapan harus call. #oleh2x

50. Intinya dalam managing work adalah, harus tegas pada diri sendiri…dan juga pada others yg berkaitan dgn waktu kerjaan anda.#oleh2x

51. Kalau ada yg bilang ga punya waktu untuk learning and reading, coba liat deh schedule daily and weekly anda. Bener ga cukup?#oleh2x

52. Ini fakta yg saya liat…the more global, the more higher, and the busier para leaders itu, the more knowledgeable mereka! #oleh2x

53. Saya takjub melihat para global leaders itu bisa bicara ttg ekonomi trus ke sport, trus ke issue sosial, dll..kapan bacanya?#oleh2x

54. Ketika saya tanya, jawab mereka simple banget.. “you just have to find the time man…you’ll have it when you try to find it”. #oleh2x

55. Dengan segala perangkat elektronik sekarang, bacaan memang bukan lagi hal yg susah didapat…niat and usahanya yg penting.#oleh2x

56. Itulah yg saya bisa bagi sekarang…semoga #oleh2x ini berguna….and…and I prove it lo ya…aku bisa kultwit siang2x! haha! Cheers!

Find your dream the Fight for your dream

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s