Argi 10 bulan

Tulisan ini seharusnya terbit beberapa bulan yang lalu. Bahkan sering dapat sindiran dari istri tercinta, karena tidak kunjung terbit😀.

Putra pertama saya, Argi, alhamdulillah lahir 11 Maret 2011 yang lalu. Seorang kawan bahkan sempat menebak, saya akan memberi nama Tsunami. Karena pada pagi harinya terjadi tsunami di Jepang yang heboh karena berefek pada PLTN Fukushima.

Nam Argi sendiri ide dari datuknya. Berupa singkatan tetapi memiliki arti “Cahaya”. Dari referensi yang perlu diuji validitasnya, Argi merupakan kosakata dari salah satu daerah di Spanyol. Untuk memastikannya, saya sudah berencana mengajak Argi dan bundanya ke Spanyol suatu waktu kelak. Tentu saja untuk memastikan kebenaran arti naam Argi tersebut.

Lahir dengan panjang 52 cm dan berat 3,6 kg, Argi masih diberi kesempatan untuk lahir secara normal. Berbekal kengototan bundanya dan tidak update nya hasil usg sebulan sebelum lahir, tidak ada dokter yang merekomendasikan untuk caesar. Selepas shalat Jumat, bundanya Argi terasa mulas-mulas. Pengecekan terakhirsebelum shalat Jumat, terdeteksi bundanya berada pada posisi bukaan 4. Perkiraan sore atau malam hari, Argi akan lahir. Memang sesuai perkiraan, bahwa Argi akan memiliki banyak kemiripan dengan saya. Sama-sama dilahirkan di Lampung pada siang hari.

Tidak terasa, 10 bulan sudah berlalu. Banyak sekali perkembangan yang saya lihat pada Argi. Mulai dari ocehan-ocehannya, meskipun belum terlampau jelas, Tingkat keaktifan geraknya yang terbilang tinggi. Bahkan Argi sudah menunjukkan minat untuk olahraga Halang Rintang. Pertanda untuk masuk TarNus hehehe.

Wajar jika orang tua membanggakan perkembangan anaknya, maklum yang paling hebat sedunia adalah anaknya sendiri. Begitu pula Argi. Jika ditanya rekan-rekan, saya selalu menceritakan beberapa hal berikut:

1. Suka berteriak. Tampaknya beberapa pekan terakhir, Argi baru menyadari bahwa dia mempunyai kemampuan utnuk berteriak dengan suara yang cukup nyaring. Sehingga seringkali , secara tiba-tiba, Argi berteriak untuk menunjukkan eksistensinya kepada ayah tercintanya😀.

2. Mampu menarik perhatian orang. Oke, penampilan fisik yang lucu dan menggemaskan dari seorang bayi sudah tentu akan menarik perhatian banyak orang. Tetapi jika si anak berinisiatif melakukan hal-hal unik untuk menarik perhatian orang, tentu patut diapresiasi. Argi jika dibawa ke kantor bundanya, yang mayoritas kaum hawa, sering memperlihatkan senyum termanis kepada pemuja disekelilingnya. Beberapa kali, Argi sengaja batuk untuk menarik perhatian orang lain, yang terbilang menarik menurut  bundanya. Seperti yang diperlihatkan saat perjalanan menuju Jogja tempo hari. Setiap kali istri menceritakan hal tersebut, saya tersenyum dan selalu mengingatkan bahwa itu bukan karakter saya😀.

3. Antusias jika melihat Laptop, Kucing dan Kelinci.

Antusiasme terhadap Laptop, baru saya sadari akhir tahun 2011 ini. Saat saya membawa laptop kantor untuk merampungkan beberapa pekerjaan di libur akhir tahun. Tak dinyana, antusiasme Argi ini membuat saya mengalihkan jadwal penyelesaian pekerjaan di malam hari. Kucing dan Kelinci sering terlihat di sekitar rumah. Entah apa yang digumamkan saat melihat kedua hewan tersebut melintas didepannya.

4. Membaca

Selain kegemaran orang tuanya, mengenalkan kegiatan membaca sejak dini kepada Argi terinspirasi dari artikel ini dan ini. Sejak usia 6 bulan, bundanya sudah membelikan buku bergambar dengan bahan dari kain. Akhir bulan lalu, saya membawa majalah internal kantor. Kebetulan cukup banyak gambar yang terbilang menarik untuk dilihat-lihat. Dari mesin kapal hingga proyek di rig😀. Selain menanamkan kegemaran membaca, hal ini bisa menjadi peluang untuk mengkampanyekan cita-cita sebagai insinyur kepada anak-anak.

Cukup banyak hal-hal yang bisa saya tuliskan di sini mengenai Argi. Tampaknya saya harus berkonsulatasi dahulu dengan Argi, apakah dia mau kesehariannya ditulisakan di blog ayahnya. Atau dia sendiri yang ingin menulisakannya kelak. Kita tunggu saja.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s