Macan Tutul dan Top Gear

Kebetulan hari ini sudah memasuki tahap engine run test selama 50 jam, sebagian besar engineer tetap diharapkan standby , tetapi dirumah masing-masing 😀 . Tahapan berikutnya adalah pengecekan defleksi komponen mesin selama masa pengujian 50 jam tersebut, dan akan dilaksanakan besok Senin.

Jadilah, sarapan pagi ini sedikit memasuki kawasan waktu Dhuha. Sedikit kebingungan dengan jaringan internet yang tumbang, baik internal karena catu daya router yang mogok maupun jaringan HSDPA yang tidak kunjung membaik, menonton tv berbayar menjadi alternatif yang menarik.

Pilihan pertama adalah NatGeo Wild. Edisi kali ini mengambil sosok si macan tutul. Yang diceritakan bersama Singa dan Cheetah menjadi penguasa di gurun Kalahari Afrika Barat Daya. Entah kenapa, corak totol pada kulit si macan tutul ini begitu menarik ketimbang corak pada cheetah atau singa yang polos-polos saja. Terbayang kalau cat pada gas engine yang akan dipasang tahun depan diberi corak totol tersebut 😀 . Bisa – bisa pembangkit didatangi kawanan macan tutul 😀 .

Dinarasikan bahwa keunggulan si macan tutul adalah ketangguhan fisik dan kemampuan adapatasinya yang terbaik dibandingkan spesies sejenisnya di kawasan tersebut. Tetapi yang menarik perhatian saya adalah, fenomena alam di gurun Kalahari tersebut.

Jadi, setiap 15 tahun sekali akan terjadi badai disekitar samudera, yang akan mengangkut bermilyar-milyar liter air laut dan menumpahkan di gurun Kalahari tersebut. Diperkirakan curah hujan yang tercatat adalah 6 cm / mm (? ). Jadi selama beberapa pekan, sebagian besar wilayah gurun Kalahari akan dilanda banjir dan terbentuk sungai purba yang akan berfungsi selama 15 tahun sekali.

Selama beberapa pekan itu, muncul padang rumput yang tidak terbayangkan sebelumnya oleh sebagian besar spesies di gurun tersebut. Maklum sebagian dari sebagian spesies yang memperlihatkan tampang katroknya saat melihat banjir tersebut, mungkin belum lahir saat banjir terakhir terjadi. Atau rata-rata spesies tersebut, daur hidupnya memang rendah di bawah ancaman karnivora penguasa Kalahari.

Bosan melihat Kalahari, saya bergeser ke saluran sebelah, BBC Knowledge. Acara yang sedang tayang adalah Top Gear. Dipandu 3 orang , acara ini memang cukup menarik. Mereka tidak akan ragu-ragu memuji jika kualitas dan kinerja mobil yang sedang dibahas memang unggul. Sebaliknya, mereka dengan senang hati akan menyindir bahkan menghujat jika kinerja kendaraan tersebut jauh dari harapan.

Seperti salah satu produk yang diberi nama Cleo. Serinya dan pabrikan saya tidak ingat, yang  jelas mobil tersebut memiliki masalah (entah) pada kemudi atau ban. Karena , pembawa acara Top Gear tersebut menyindir, jika moil Cleo tersebut hendak berputar, maka anda harus mengeliling Jerman terlebih dahulu 😀 .

Selepas ulasan di studio, sesi berikutnya adalah uji mobil dengan konsep Russian Roullette . Jadi, ada sebuah layanan yang mengkhususkan diri untuk mengantar orang-orang mabuk beserta kendaraannya. Tim yang bertugas disebut Scooter Man, karena mereka mengendarai skuter mini yang dapat dilipat dan dimasukkan ke bagasi mobil. Karena, mereka harus kembali dengan skuter tersebut.

Ada 2 mobil yang diuji coba. Pertama , Mercedes A Class yang dimiliki sepasang suami istri. Kedua, Citroen C3 yang dikendarai 2 orang perempuan. Citroen itu produksi Perancis atau Rumania ya ?

Selama mengendarai mobil tersebut dan mengantarkan beserta pemiliknya kembali ke rumah, sang penguji akan memberikan komentar mengenai kemampuan dan fitur-fitur yang ada di mobil tersebut.

Sebenarnya banyak komentar yang meluncur, lebih banyak memerahkan telinga ketimbang pipi sang desainer mobil. Maklum kritikus handal.

Seperti untuk Mercedes, yang digunakan adalah versi diesel. Sedangkan menurut si pemilik, ia membelinya seharga 50.000 pounds. Dan menurut sang penguji, harga tersebut terlampau mahal.

Dan untuk Citroen, sang penguji mempermasalahkan suspensi dari kendaraan tersebut.

Sesi ketiga adalah ujicoba BMW seri M5. Semoga tidak salah ingat serinya. Sepanjang uji coba, sang penguji mengeluhkan gangguan dari Sat Nav ( Sattelitte Navigator ). Fitur ini berupa panduan elektronik untuk lokasi maupun keamanan dalam berkendara. Akan tetapi saat sang penguji mencoba mode M, yang tombolnya terletak pada kemudi, sang penguji kontan terkagun-kagum dengan tenaga yang dihasilkan. Dari 400 tenaga kuda melonjak ke 507 tenaga kuda. Saking kagumnya, sang penguji menyatakan kinerja BMW ini melebihi Ferrari F430 .

Semakin tertarik menjajal mode M tersebut 😀

Iklan

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s