35 tahun

Pagi menjelang siang, saa masih disibukkan oleh urusan detail pertanggungjawaban keuangan, operator mengumumkan supaya seluruh karyawan berkumpul di ruang serba guna. Untuk memperingati hari jadi perusahaan ke-35 , katanya.

Kalau sekarang perusahaan sudah berusia 35 tahun, bisa diperkirakan, perusahaan ini berdiri pada tahun 1975. Lebih tua dari tahun kelahiran saya šŸ˜€ . Saya suka dengan acara ulang tahun perusahaan kali ini, sederhana sayang waktu tunggunya panjang sekali. Oya, kurang acara door prize sepertinya.

Acara dimulai dengan sambutan oleh Dirut ( benar-benar singkat ), dilanjutkan dengan cerita sekilas masa lalu oleh salah seorang pemegang saham, pak SA. Beliau bercerita bahwa pada awalnya kantor kami ini hanya berupa ruangan / kontrakan kecil di jalan Kudus. Daerah mana ya ? Kalau pagi dijadikan kantor, sedangkan malam hari dijadikan rumah tinggal. Awalnya memang diniatkan untuk fokus sebagai perusahaan kontraktor mekanikal elektrikal. Hal tersebut tercermin dari inisial nama perusahaan. M untuk mesin yang diwujudkan dalam bahasa latin. Dan E yang mencerminkan elektrikal dan diwujudkan pula dalam bahasa Latin. Memang rata-rata pendiri perusahaan adalah lulusan kampus cap gajah duduk dan umumnya jebolan jurusan mesin dan elektro. Pesan yang disampaikan , supaya seluruh karyawan bahu membahu dalam meningkatkan perusahaan. Karena sebagai rumah kedua, jika perusahaan untung, maka karyawan akan untung. Sehingga keluarga (karyawan) akan lebih sejahtera.

Sambutan yang lebih singkat disampaikan oleh pemegang saham terbesar. Beliau hanya menyampaikan bahwa, kedepannya kompetisi dalam dunia kontraktor akan semakin sengit. Diharapkan direksi dapat merumuskan visi yang lebih sesuai dengan peta bisnis masa depan.

Selesai sambutan, pembawa acara mengajak seluruh hadirin menyanyikan lagu wajib ultah saat pemotongan tumpeng dan kue tart. Ada yang lucu saat prosesi pemotongan kue tart. Lilin untuk angka 5 tidak mau menyala. Bisa jadi karena si petugas yang menyalakan api bukan seorang perokok. Bisa juga ada tanda-tanda :p . Yang jelas potongan kue tersebut diberikan kepada karyawati senior yang sampai saat ini sudah 31 tahun bekerja di perusahaan ini. Seorang kawan di samping, berceletuk, “seharusnya beliau sudah mempunyai saham di perusahaan ini” . Bisa jadi perusahaan ini mempunyai cara lain untuk meningkatkan rasa kepemilikan diantara karyawannya .

Satu hal yang masih teringat di benak saya, saat salah seorang pemegang saham sekligus pendiri, mengungkapkan harapannya supaya perusahaan tetap eksis. Beliau juga mengungkapkan keinginannya supaya keturunan para pendiri termasuk para pemegang saham dapat terlibat dalam pengelolaan perusahaan menggantikan generasi awal yang sudah mulai uzur. Semoga saja keinginan ini mencerminankan rasa cinta atas hasil kerja kerasnya bertahun-tahun , bukan karena ingin mempertahankan kendali perusahaan dan mengembalikan sistem pengelolaan ke sistem perusahaan keluarga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s