Untung dengan pulsa murah

Menyambung dengan postingan saya sebelumnya , postingan kali ini akan membahas keuntungan dari pulsa murah..

diawali dari keputusan KPPU terhadap penguasaan sebagian (besar??) kapling bisnis telekomunikasi indonesia melalui Telkomsel dan Indosat, yang berakhir dengan denda dan kewajiban bagi temasek untuk melepaskan salah satu porsi sahamnya di kedua perusahaan tersebut, direspon oleh oleh Sofyan Djalil pada saat beliau menjabat sebagai menkominfo dengan mengeluarkan kebijakan bahwa telkomsel sengaja tidak diperkenankan turut serta dalam perang tarif. Dengan alasan supaya tidak mematikan perusahaan telekomunikasi yang baru tumbuh…

Sekilas memang betul…

Tetapi naluri saya sebagai konsumen sepertinya memiliki logika lain šŸ˜€

Pertama, terjun ke bisnis yang padat teknologi tentu saja membutuhkan modal yang sangat besar. Jadi logis jika para pemilik bisnis telekomunikasi tersebut sudah memperhitungkan dan menyiapkan langkah-langkah strategis apabila raksasa telekomunikasi seperti telkomsel, indosat dan excelcomindo melakukan jurus perang tarif murah untuk menghadang para pendatang baru. Kecuali memang sudah ada perjanjian antara regulator , pemain lama dan baru dalam meramaikan jagat persilatan telekomunikasi indonesia.

Masih lemah ni alasannya??

Oke, yang kedua, pulsa murah bisa turut serta menurunkan harga dan inflasi. [-O<
Berlebihan?? memang jarang ada pengalaman harga-harga turun . Secara banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan nilai inflasi.. Saat ini , energi menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap inflasi. Lihat saja ketika harga minyak dunia melonjak hampir semua harga barang mengambil ancang-ancang untuk menaikkan harga dirinya. Untung saja pemerintah masih menahan-nahan supaya harga bbm tidak naik, sehingga inflasi masih malu-malu untuk tampil di headline surat kabar…

Kembali ke tarif pulsa yang murah,Ā  rata-rata pebisnis baik kelas tepi pasar sampai internasional menggunakan jasa telekomunikasi yang dikelola oleh Big Three, si pemain lama.. Oke,bayangkan tarif telekomunikasiĀ  turun sampai 50%, sebagian dari pebisnis tersebut bisa jadi akan merasa berhutang budi dan akan menularkan kebaikan yang telah diterimanya dari operator selular dengan menurunkan harga jual produknya..

Maaf belum ada data atau fakta tetapi apa salahnya dicoba.. (bersambung)

Iklan

1 Comment

  1. pulsa sendiri nampaknya sudah menjadi anggota sembako (sempuluh bahan pokok, hehehe), naik turunnya tarif turut mempengaruhi hajat hidup orang banyak di negeri ini. Tetapi menurutku masih blm mencapai level sbg primary resource dalam produksi barang dan jasa, msh sbg supporting resource, bahkan untuk perusahaan yg bergerak di bidang IT, jadi IMO pengaruhnya tak terlalu significant terhadap harga produk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s