jalan-jalan jogja [2]

jogja : cyber city

wacana untuk membangun kota jogja sebagai kota yang berbasiskan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) / cyber city , sudah muncul beberapa tahun belakangan ini. tetapi usaha untuk mewujudkannya bergerak ibarat bola di permukaan laut kadang timbul kadang tenggelam. beberapa momentum yang sempat tercatat terkait dengan usaha membangun cyber city tersebut.

Pertama, kerja sama antara pemprov DIY dengan salah satu operator telekomunikasi selular Indonesia. Kendala yang muncul adalah ketidak jelasan modal untuk membiayai proyek tersebut dan penunjukan langsung operator tanpa melalui proses tender . Teknologi yang akan digunakan adalah CDMA , yang dikhawatirkan sebagian pihak akan menjadi teknologi yang ketinggalan jaman /
obsolete. Akhirnya proyek tersebut berhenti, setelah DPRD DIY mempermasalahkan kendala-kendala diatas.

Kedua, pembangunan Taman Pintar. Taman yang terletak di pusat kota, tepatnya lagi disekitar daerah Beringharjo samping shopping center, ditujukan untuk mengenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada anak – anak usia sekolah, sehinga kecintaan terhadap iptek bisa tumbuh sejak dini. berhubung saya sendiri belum pernah berknjung ke Taman Pintar, jadi saya tidak bisa berkomentar lebih banyak. tetapi, dari tulisan-tulisan di koran maupun liputan di televisi terhadap aktivitas yang dilaksanakan di taman pintar, sudah mengarah ke visi yag ditetapkan pada awal pendirian taman pintar.

Ketiga, Kuliax.  Ada yang tahu kuliax? Kuliax adalah sebuah distro linux. distro sendiri merupakan kependekan dari distribusi. beberapa distribusi Linux terkenal adalah, fedora, igos, open suse, debian, ubuntu, dsl(damn small linux), dll ( dan lain-lain). cikal bakal kuliax berasal dari tugas akhir seorang mahasiswa ugm. dari press releasenya, kuliax dibuat berdasarkan distro debian dengan dipadukan distro linux knoppix yang bersifat live-cd. sehingga untuk mencobanya, anda tidak perlu memasang di harddisk anda, cukup dengan mem-boot cd tersebut pada saat menghidupkan komputer pertama kali. aplikasi-aplikasi yang terpasang pada distribusi tersebut menunjukkan ciri khasnya sebagai distro khusus mahasiswa teknik. dengan memunculkan aplikasi-aplikasi seperi perangkat (tool) pemrograman // gcc,gdb,emacs,dll// , gnuplot dan aplikasi yang lainnya..

Kenapa kemunculan distro kuliax saya masukkan sebagai titik momentum untuk mewujudkan jogja sebagai cyber city? mewujudkan cyber city tidaklah seringan bandung bodowoso membangun 999 candi prambanan, yang dapat dilakukan dalam semalam. membangun cyber city itu, ibarat membangun sebuah tembok yang dilakukan oleh seorang tukang bangunan. sebelum meninggikan tembok lagi, dia harus memastikan lapisan tembok dibawahnya kokoh, kuat dan benar posisinya untuk menumpu lapisan tembok diatasnya.

Begitu halnya dengan cyber city. perkara membangun cyber city bukan hanya berkutat disekitar pengadaaan perangkat keras maupun perankat lunaknya semata. Yang mengisi cyber city itulah yang perlu dpersiapkan, sehingga untuk urusan content cyber city, kita tidak perlu mengimpornya dari luar negeri. sehingga kita tidak hanya jadi masyarakat yang konsumtif terhadap perangkat keras, perangkat lunak maupun informasi dan content.

Kembali ke kuliax, diharapkan kemunculan distro kuliax bisa menjadi anutan bagi pengembang-pengembang muda di jogja. hal tesebut menunjukkan bahwa kualitas pengembang aplikasi di jogja tidak berbeda dengan pengembang di luar negeri. adanya role model semacam itu yang menyebabkan TIK tumbuh subur di luar negeri disamping suburnya budaya saling berbagi…

3 Comments

  1. Ditunggu seri Jalan-jalan Jogja 3-nya..

    Smg mengungkap sisi2 nonelektro dan komputer (ga mudeng soale)

    Ndo, minta doa ya… mau ujian ni…

  2. (menurut saya) satu-satunya kendala perkembangan linux / opensource yang agak lambat di indonesia adalah kesulitan para pemula untuk “menggapai” para pengembang distro dikarenakan internet mahal dan letak geografis indonesia yang terdiri dari kepulauan.

    Sebenarnya kalo di indonesia ada 1 distro saja yg serius ditekuni dan sinergi di daerah sebagai supportingnya. Pasti perkembangan OSS akan lebih pesat.

  3. $ farly == sepakat dengan pendapat anda, selain dari gerakan akar rumput , rasa-rasanya juga perlu dukungan dari pemerintah. sampai saat ini baru 2 pemprov yang mendukund oss di indonesia. Aceh dan jogja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s