Koneksi internet, antara waktu dan jumlah data

Ini riset kecil-kecilan. Tujuannya untuk menghitung keuntungan yang didapat jika menggunakan koneksi internet berbasis perhitungan waktu dan jumlah data yang ditransfer.

Kalau di gsm dikenal istilah gprs untuk koneksi yang dihitung berdasarkan jumlah data yang digunakan, dan csd untuk koneksi yang dihitung berdasarkan lama waktu koneksi internet.

Oke, pertama kita ambil contoh untuk biaya koneksi berdasar lama waktu. Misal telkomnet instan. dengan harga 150 rupiah permenit dengan asumsi kecepatan transfer rata-rata ( baik download maupun upload ) 10 kbps kBps ( kilobyte per second ). Kecepatan tergantung dari kepadatan penggunaan jaringan telkom juga, bisa bervariasi.

Untuk satu menit transfer data, data yan ditransfer sebesar 10 * 60 = 600 kByte.
maka biaya yang dikeluarkan persatuan data ( kilobyte ) adalah ( 150 rupiah permenit / 60 detik ) / 600 kByte = 0,416 rupiah / kB .

Coba bandingkan dengan gprs , setahu saya tarif terendah dimiliki oleh operator xL dengan harga 10 kBps. Dan transfer data via 3G lebih murah lagi. sekitar Rp 0,4 kB .

Begitu juga cdma dengan tarif berkisar Rp 0,45 kbps kBps( untuk fren ) . Sepertinya para operator masih berkutat diharga Rp 0,4 per kb  kB. Kemungkinan operator belum memandang bisnis transfer data belum bisa menjadi salah satu sumber pendapatan yang cukup besar atau bisnis ini ( transfer data ) dikhawatirkan akan membunuh sektor bisnis lainnya, seperti layanan pesa pendek ( sms ) atau ataupun mms yang jika dihitung harga per kilobytenya lumayan jauh lebih mahal.

Menurut pandangan saya pribadi, sebaiknya kita sendiri yang membunuh bisnis kita jika dipandang ada bisnis lain yang lebih menjanjikan daik dari segi keuntungan maupun segi sosial ( akan memudahkan masyarakat berkomunikasi via internet ).

disamping itu bisnis transfer data akan berimbas positif kepada bisnis lainnya, seperti pembelian perangkat telefon genggam yang mendukung layanan transfer data tersebut ( plus kable data / perangkat komunikasi denga pc ) dan program aplikasi maupun driver pendukung untuk melakukan transfer data via jaringan komunikasi seluler GSM atau CDMA. ( sebelum dimasuki oleh pendatang baru WiMax )

tetapi jika anda menginginkan koneksi internet yang termurah, dan hanya akan menggunakannya di rumah saja, anda bisa menggunakan koneksi internet dengan tarif flat. yang sudah tersebar disebagian kota – kota diindonesia. tarifnya berkisar 275 ribu – 700 ribu perbulan untu penggunaan 24 jam sehari selama sebulan.

2 Comments

  1. punten akh, kalo kbps pake b kecil itu artinya kilobit per second, kalo pake B capital artinya byte (yehh…you know how many bits per byte).

    trus XL yg Rp 0.4/ kB itu kalo ga salah overquotanya deh, silakan di recheck, setauku tarif dasar/abonemennya flat utk kuota tertentu.

  2. iya, bener banget… saya benerin deh. tentang yang xL itu memang biaya over quotanya, sebelumnya beli perpaket dulu seperti speedy . bisa dilihat di xl.co.id
    Jazakallah akhi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s