Selamat untuk Pak Pekik

Selamat untuk Pak DR. Pekik Argo Dahono yang berhasil meraih Juara III “PII Engineering Award 2006” dalam kategori ADHICIPTA REKAYASA. Berikut adalah kutipan dari email beliau tentang penghargaan serta sebagian penelitiannya.

OK, kalau temen pada penasaran, saya mau sedikit cerita.
> >
> > Sebenarnya, IAE mengusulkan saya untuk mendapatkan Adidarma profesi,
> > bukan
> > adicipta rekayasa.
> > Adidarma profesi adalah pengabdian pada profesi yang berguna untuk
> > masyarakat. Adicipta rekayasa adalah penghargaan untuk suatu ciptaan
> > tertentu yang menonjol.
> >
> > Waktu itu ada beberapa karya yang disampaikan:
> >
> > 1) Minimisator arus netral.
> > Alat untuk meminimumkan arus netral yang berlebih pada jaringan
> > listrik.
> > Semakin banyaknya penggunaan peralatan elektronika (komputer, TV, dsb)
> > menyebabkan arus listrik bentuknya tidak lagi sinusoidal (mengandung
> > harmonisa). Salah satu akibat buruk dari harmonisa adalah arus netral
> > yang
> > membesar (bisa lebih besar dari arus fasa). Ini membahayakan karena
> > arus
> > netral tidak pernah diukur dan tidak diberi pengaman. Alat ini sudah
> > terpasang dengan baik di PT. CSM, PLN, RCTI, dsb.
> >
> > 2) Minimisasi riak sisi output dan input inverter PWM.
> > Inverter adalah alat untuk merubah daya dc menjadi ac. Karena
> > konversi
> > dilakukan melalui proses switching, inverter akan menghasilkan
riak di
> > sisi
> > output maupun input. Untuk itu perlu dipasang filter. Untuk bisa
> > merancang
> > filter dengan baik, kita harus bisa secara akurat menentukan riaknya.
> > Pada
> > penelitian ini, saya mengembangkan metoda analisis riak sisi
output dan
> > input inverter. Berdasarkan rumus yang saya kembangkan, dikembangkan
> > teknik
> > modulasi (PWM) yang bisa menghasilkan riak minimum (sebelum difilter).
> > Metoda analisis dan teknik PWM ini banyak dirujuk oleh peneliti luar
> > negeri
> > dan dipakai dalam perancangan inverter oleh perusahaan2 besar.
> >
> > 3) Teknik kendali berbasis konsep Virtual Resistor, Inductor, dan
> > Capacitor.
> > Teknik kendali banyak mengalamai kemajuan yang pesat. Sayangnya
> > banyak
> > orang yang pusing dengan teori kendali karena matematikanya cukup
> > complicated. Oleh sebab itu saya mengembangkan konsep resistor,
> > induktor,
> > dan kapasitor virtual karena hampir semua orang elektro biasanya lebih
> > memahami konsep ini. Secara sederhana, resistor virtual adalah suatu
> > algoritma kendali yang merubah kinerja rangkaian listrik sehingga
> > seolah-olah ada resistor yang terhubung ke rangkaian tersebut.
Resistor
> > virtual ini bisa terhubung seri maupun paralel. Karena bersifat
> > virtual,
> > kita tidak menghadapi kendala space, efisiensi, dan harga. Selain itu
> > karena
> > virtual, resistor bisa dibuat nonlinier, selective, atau bahkan dibuat
> > negatif. Demikian pula dengan konsep virtual inductor dan capacitor.
> > Dengan
> > konsep ini, orang bisa dengan mudah memahami konsep state-feedback,
> > pole
> > assignment, observer, dll. Banyak peneliti luar negeri bilang bahwa
> > konsep
> > yang saya usulkan sangat sederhana tetapi very useful. Teknik kendali
> > yang
> > saya kembangkan banyak dipakai untuk mengendalikan inverter yang
> > dipakai
> > sebagai interface antara jaringan listrik PLN dengan pembangkit kecil
> > berbasis solar-cell, fuel-cell, dan pembangkit tenaga angin. Metoda
> > yang
> > saya kembangkan sangat populer di Eropa.
> >
> > 4) Metoda analisis riak konverter dc-dc multiphase
> > Semakin rendahnya tegangan kerja microprocessor menyebabkan
> > kebutuhan
> > akan regulator tegangan dc untuk arus besar semakin diperlukan. Untuk
> > tujuan
> > ini dikembangkan konverter dc-dc multiphase. Penelitian ini
> > mengembangkan
> > metoda perancangan konverter dc-dc jenis ini. Metoda analisis yang
> > dipakai
> > digunakan sebagai standard design konverter oleh Texas Instruments.
> >
> > 5) Inverter Multiphase
> > Pada pesawat terbang dan kapal laut, keandalan yang tinggi sangat
> > diperlukan. Untuk itu dikembangkan sistem penggerak berbasis inverter
> > dan
> > motor multiphase (jumlah fasa lebih dari 3). Penelitian ini
> > mengembangkan
> > metoda analisis dan pengendalian inverter multifasa. Walaupun baru 1
> > tahun
> > melakukan penelitian ini, saya langsung diangkat menjadi komisi ahli
> > teknik
> > multiphase di IEEE.
> >
> > Sebenarnya masih ada karya-karya lain di bidang transmisi dan
> > distribusi
> > listrik. Juga di bidang power quality.
> > Data agak lengkap bisa dilihat di Google Scholar, di IEEE Explore,
atau
> > di
> > IEE-Japan.
> >
> > Nampaknya yuri menganggap karya kurang berguna buat orang Indonesia.
> > Yang
> > pakai orang dan perusahaan luar semua (kecuali minimisator arus
> > netral).
> > Orang Indonesia tidak memerlukan temuan saya.
> > Saya sebenarnya punya juga pekerjaan2 yang low-tech (saya pernah
> > memasang
> > lebih dari 10 mikrohidro di Jawa Barat, 2 pembangkit angin di NTT).
> > Tetapi
> > sebagai peneliti, saya malu mengaku itu semua sebagai karya, karena
> > nggak
> > pakai mikir ngerjainnya.
> > Memang inilah problem orang-orang yang melakukan penelitian yang
> > penerapannya tidak langsung bisa dilihat oleh orang awam. Tidak
seperti
> > bidang sipil yang hasilnya langsung terlihat.
> >
> > Anyway, thanks atas perhatian teman2 semua.
> >
> >
> > Pekik

Iklan

6 Comments

  1. Hanya satu “hebat” untuk pak Pekik. Sekalian tanya. Konverter dc-dc dengan beban tetap dan tegangan tetap (beban proses pelapisan logam) arus nya 4 amper. Ketika sumber dcnya saya ganti dengan penyearah 1/2 gelombang, dengan tegangan tetap, arusnya berubah jadi 6 amper. Mohon pencerahan

  2. #dahono: pak pekik ya? terima kasih sudah berkunjung ke blog saya . ada beberapa pengunjung blog ini yang berkeinginan korespondensi dengan bapak. Seterusnya akan saya hubungkan via email bapak diatas saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s