RSS

Arsip Bulanan: Juli 2010

Boso Walikan

Judul diatas dapat diartikan  sebagai Bahasa Terbalik atau bahasa kebalikan. Cukup sulit mengartikan secara tepat. Mungkin kalau diterjemahkan ke bahasa Inggris menjadi reverse language . Meskipun jenis bahasa ini termasuk dalam bahasa tidak baku alias slang, prokem. Tetapi sering dipergunakan dalam pergaulan di beberapa daerah penuturnya.

Setidaknya ada 2 jenis bahasa balikan ini. Yang pertama bahasa yang membalikkan huruf-huru latin. Bahasa jenis ini tumbuh subur di daerah Malang. Contoh bahasanya :

kera ngalam == arek malang

nakam = makan

Mungkin bahasa ini juga bisa digolongkan dalam salah satu teknik kriptografi ?

Jenis bahasa kedua, muncul di daerah Jogja dan sekitarnya. Pertama kali mengenalnya saat masih di bangku SD, pertengahan dekade 90. Ternyata, kemunculannya sudah lama sekali. Seorang kenalan sudah mengenalnya saat di SMA pada tahun 70-an akhir. Ciri khas bahasa balikan edisi Jogja ini berdasarkan pengunaan huruf  Jawa.

ha    na     ca     ra    ka

da    ta      sa    wa    la

pa  dha    ja    ya     nya

ma  ga    ba   ta     nga

Tips pengunaannya :

1. baris pertama ditukar dengan baris ketiga, dan baris kedua ditukar dengan baris keempat. Berlaku sebaliknya. Urutan kolom harus sesuai. Maksudnya, huruf pada kolom pertama baris pertama hanya boleh ditukar dengan huruf pada baris ketiga kolom pertama juga. Jadi, pasangan huruf  ha adalah pa, dan sebaliknya. Tidak boleh ha ditukar dengan dha, ja atau nya. Meskipun sama-sama baris ketiga. Kalau anda melakukan perubahan aturan tersebut berarti anda ikut andil dalam menciptakan algoritma kriptografi baru . Selamat ! :D

2. Akhiran a dalam bahasa Jawa umumnya dilafalkan dengan suara o .

Tugas akhir, tolong konversikan nama anda ke dalam bahasa balikan baik edisi pertama maupun kedua.  Silakan ketik jawabannya di bagian komentar.

 
5 Comments

Posted by pada 17 Juli 2010 in jogja

 

Kaitkata: ,

Etika Bisnis

Beberapa waktu lalu, saya mendapat wejangan dari seorang kawan. Saat ini , dia bekerja sebagai staf HRD di sebuah perusahaan asing. Ada yang menarik saat dia bercerita tentang perusahaannya. Etika bisnis. Suatu hal yang sebenarnya wajib dilaksanakan setiap pebisnis tetapi seringkali juga hanya menjadi jargon belaka. Setidaknya ada 3 hal yang masih melekat dalam benak saya :

1. Jangan merebut periuk nasi orang
Perusahaan kawan saya ini bergerak dibidang pembangkit listrik. Pangsa pasar terbesarnya adalah mesin diesel dan mesin gas. Tetapi mereka bekerja sama dengan pabrikan turbin lainnya. Dengan modal sangat besar dan kemampuan teknis yang mumpuni, tentu saja perusahaan ini bisa masuk ke pasar turbin. Dengan kata lain, dia bisa memproduksi turbinnya sendiri tanpa harus mengandalkan pabrikan lain.  Kawan saya menjawab, bahwa itu sudah menjadi kebijakan kantor pusatnya.  Mereka tidak ingin menghantam teman seperjalanan.

2. Menjaga lingkungan hidup

Dengan program 10.000 MW yang direncanakan selama 3 tahap, PLTU berbahan bakar batubara akan tumbuh bak cendawan di musim hujan. Lagi-lagi perusahaan kawan saya ini tidak berminat masuk ke pasar PLTU yang sangat menggiurkan ini. Dan alasannya sederhana, mereka tidak ingin berkontribusi dalam kerusakan lingkungan.

3. Jangan biarkan orang lain tetap dalam kesesatan

Kesesatan disini terkait dengan aturan bisnis atau pekerjaan. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ekomoni biaya tinggi di negeri ini sebagian bersumber dari praktik suap dan korupsi. Kawan saya mempergunakan istilah under table money . Sewaktu ada diskusi antara pimpinan perusahaan yang notabene orang asing dan karyawan perusahaan terkait isu suap tersebut, sang pimpinan tetap melarang praktik suap tersebut. Baik dari klien maupun dari supplier. Alasannya sederhana juga.

Apakah kamu tega membiarkan bangsamu tetap dalam kerusakan ?

Mengadaptasi tulisan Anton Sanjaya di kolom olahraga Kompas ( 15 Juli 2010 ) :

Kebenaran dan kejujuran dalam berbisnis akan mendapat tempatnya yang layak.

 
Leave a comment

Posted by pada 17 Juli 2010 in curhat, indonesia

 

Kaitkata:

Info seputar ketenagalistrikan

Pada saat kuliah dulu, seorang kawan sebut saja Purwoko :p , mengingatkan bahwa di ijazah yang muncuk hanya tulisan Teknik Elektro. Bukan Teknik Tenaga, Telekomunikasi ataupun lainnya. entah hari ini, mungkin kebijakan sudah berbeda.

Awal diskusi itu adalah keheranan seorang kawan , saat saya sedang getol-getolnya mempelajari pemrograman serta sistem operasi GNU/Linux. Pikir kawan saya itu, sebagai salah satu kader muda arus kuat, tentu saya hanya akan berurusan dengan listrik tegangan dan arus tinggi saja. Tetapi perkembangan teknologi dan masalah juga menuntut peningkatan kemampuan sebagai insinyur listrik.

Disisi lain, saya juga sering bingung kenapa dunia telekomunikasi, teknologi informasi ataupun pemrograman lebih diminati ketimbang dunia ketenagalistrikan? Mengingat kebutuhan listrik nasional masih berkejar-kejaran dengan waktu. Terlepas dari sisi kompensasi finansial industri telekomunikasi dan informasi yang terbilang tinggi, mungkin industrinya masih booming dan turut menyebabkan inflasi :p , ada indikasi yang saya lihat mendukung perkembangan dunia telekomunikasi dan informasi ini.

Media pembelajaran yang mudah didapat.

Lihat saja, buku tentang topik IT bertebaran di toko buku langganan anda. Anda memiliki banyak pilihan forum diskusi dan milis untuk diikuti. Blog ? Jangan ditanya, meskipun akhir-akhir ini mulai terasa ngos-ngosan .

Mari kita bandingkan dengan ketenagalistrikan atau arus kuat. Dengan mengabaikan buku kuliah yang pilihannya tidak terbilang banyak, bahkan mirip dengan yang dipergunakan oleh dosen senior saat beliau kuliah dulu, rasanya seperti bumi dan langit. Bisa jadi jenis teknologi tenaga listrik yang terbilang memasuki fasa matang, sehingga diperlukan penelitian lintas disiplin untuk menyambung hidup riset seputar tenaga listrik.

Mempertimbangkan hal-hal diatas, saya menyusun tulisan ini untuk mengumpulkan tautan yang saya pandang menarik .

Forum

Dunia listrik , forum diskusi teknologi dan permasalahan kelistrikan . Diasuh oleh insinyur senior yang berpengalaman dibidang pembangkitan .

eng-tips , forum diskusi teknik kelas internasional. Agak susah untuk mendaftarnya. Kemungkinan diperlukan email non-gratisan. Sehingga fitur pencarian tidak dapat dipergunakan .

tips : ketik di mesin pencari google

site:eng-tips.com <kata kunci yang dicari>

cr4 , forum diskusi seperti eng-tips dan forum dunia listrik. Jarang mencoba sehingga belum bisa menuliskan ulasan disini.

Blog

Blog ini pastinya :D

Konversi , blog yang diasuh asisten dan (mantan asisten) Laboratorium Konversi Energi Elektrik ITB . Ulasannya mendalam disertai data, itu yang terpenting.

Dunia Listrik, blog ini diasuh oleh pengasuh forum Dunia Listrik. Bahasannya cukup beragam.

Kalau anda ada masukan tautan sumber informasi teknik tenaga , tolong di informasikan. Jika bagus menurut saya, akan saya tambahkan di halaman ini.

 
1 Comment

Posted by pada 10 Juli 2010 in elektro

 

Kaitkata:

Jakarta – Lampung

Berhubung minimal sebulan sekali ke Lampung, beberapa rekan tertarik untuk berjalan-jalan ke provinsi paling selatan dari Pulau Sumatera. Ada beberapa cara untuk mencapai Lampung. Yang pertama anda lakukan adalah mencapai pelabuhan Merak terlebih dahulu. Kemudian menaiki kapal Feri yang tersedia 24 jam, tergantung keadaan cuaca dan gelombang laut juga. Sesampainya di pelabuhan Bakauheni, anda sudah akan ditawari berbagai kendaraan bak omprengan maupun resmi seperti bus untuk ke berbagai kota di Lampung.

Biasanya saya mempergunakan bus Damri yang berangkat dari Terminal Gambir. ada  2 waktu keberangkatan, pagi hari jam 10 dan malam hari dari jam 8 sampai jam 10 malam. Harga tiketnya untuk kelas bisnis 109 ribu rupiah dan kelas eksekutif 140 ribuan rupiah. Selain dari terminal Gambir, Dmari juga sudah melayani keberangkatan ke Lampung di terminal Tangerang.  Harga tiket diatas untuk tujuan Bandar Lampung ( stasiun Tanjung Karang ) dengan titik keberangkatan dari terminal Gambir.

Selain Damri, beberapa perusahaan otobus juga melayani untuk rute-rute ke berbagai kota di Lampung. Ada beberapa titik keberangkatan, yaitu dari terminal Rawamangun dan Kampung Rambutan.

Banyak sekali pilihan tempat wisata di Lampung. Selain Way Kambas, sepanjang garis pantai provinsi Lampung anda akan menemukan banyak keindahan pantai yang masih alami. Dengar-dengar grup konlomerasi Bakrie juga sudah membangun resor wisata di Lampung Selatan. Nirwana Resort. Mungkin yang mendirikan adalah Nirwan Bakrie :D .

Beberapa teman saya, terutama yang berasal dari daerah pantai meminta saya mencarikan lokasi non-pantai. Saya pernah melihat di acaraMetro TV mengenai Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang berada di selatan atau barat Lampung. Info lengkapnya akan segera saya carikan.

 
2 Comments

Posted by pada 10 Juli 2010 in indonesia

 

Kaitkata: ,

Buku Pekan Ini

Kebetulan di Jakarta ada pameran buku, yang sepertinya sudah mnejadi agenda tahunan. Mengambil tajuk “Pesta Buku Jakarta” dan bertempat di Istora Senayan, pameran buku tersebut cukup menggoda untuk didatangi. Terlebih iming-iming diskon besar-besaran cukup menggoyahkan mental terutama di awal bulan.

Setelah direnungkan dan berdasarkan pengalaman 2 tahun terakhir, saya memutuskan untuk tidak menghadiri pesta buku tahun ini. mengingat buku yang sedang saya incar adalah buku-buku terbitan baru dan ancaman kemacetan sekitar senayan yang cukup menghantui. meskipun mengendarai motor.

Akhirnya pekan lalu, saya mengalihkan perhatian ke Gramedia Matraman, yang sering saya singgahi dan jadikan taman bacaan murah meriah :D . Awalnya ada 2 buah buku yang saya hendak beli. Pertama adalah buku Memoar Bisuk Siahaan mengenai pembangunan proyek Asahan. Sekilas mengenai Pak Bisuk, beliau adalah alumni Teknik Kimia ITB lulus sekitar tahun 60-an . Setelah lulus, beliau langsung bergabung dengan cikal bakal departemen perindustrian / pertambangan. Setelah mendapatkan pelatihan dan magang di beberapa industri alumunium luar negeri, beliau mendapat mandat sebagai ketua tim teknis proyek Asahan. Proyek Asahan sendiri adalah proyek raksasa yang terdiri dari PLTA Asahan dan beberapa PLTA lain, pabrik peleburan alumunium yang dikelola oleh PT.Inalum ( perusahaan gabungan Jepang dan Indonesia ) serta pelabuhan Kuala Tanjung.

Buku kedua adalah “Jika tidak memiliki daya saing, maka akan menjadi kuli dinegeri sendiri. Ditulis oleh Pak Iman Taufik, yang lulusan Teknik Mesin ITB, dan juga pendiri Tripatra dan GunaNusa Fabricator, sebenarnya cukup direkomendasikan. Meskipun sampai sore saya tidak berhasil menemukan di Gramedia Matraman. terakhir saya ke Gramedia Matraman, buku tersebut berada di lantai 2, bersama dengan buku-buku ekonomi. Sedangkan buku Pak Bisuk Siahaan berada di lantai 3, berada di rak buku Biografi.

Sebelum mencari kedua buku tersebut, mata saya melirik kerumunan orang didekat rak pajang majalah. Perkiraan saya ada talkshow seperti biasa. Ternyata  obral buku yang belum laku. Mulai dari harga 5000 rupiah sampai diskon 50% . Saya kaget saat melihat buu Profesi Manajemen Tanri Abeng dilepas dengan harga 20 ribu rupiah. Padahal saat diluncurkan sekitar tahun 2006, harganya 60 ribu rupiah . Isinya sangat bagus meskipun tata letak dan pemilihan hurufnya cukup membuat mata terasa pening :D . Di pojok obral ini, saya memilih sebuah buku tentang Musashi, The Lone Samurai. Harganya cukup murah, 10 ribu rupiah. Pertimbangan saya membeli, karena saya pernah membaca edisi bajakannya / electronic book nya, Sehingga saya memutuskan untuk membalas kebaikan si penulis. meskipun buku yang pernah saya baca berbeda penulisnya dengan yang saya beli.

Saat penat mencari buku Pak Iman Taufik, saya berjalan-jalan diseputaran buku Manajemen. Disana saya menemukan sebuah komik Project X. Komik ini bercerita tentang Honda, perusahaan otomotif yan berusaha bangkit dengan cara memenangkan seri balap dunia. Maklum, dikalangan pabrikan otomotif, berlaku hukum bahwa siapa yang menjadi penguasa lintasan balap maka produk-produknya akan laris dipasaran. Selain itu, Seichiro Honda selaku pendiri perusahaan juga menjadi momen tersebut untuk membangkitkan semangat anak buahnya paska ancaman kebangkrutan beberapa waktu sebelumnya.

AKhirnya saya mendapatkan 4 buah buku, Proyek Asahan , Project X, Musashi dan uuupss, satu buah buku lagi tentang kelistrikan. Saat melihat perkembangan judul buku teknik, saya melihat belum banyak tambahan judul baru pada jenis buku teknik. Khususnya di teknik ketenagalistrikan. Nama-nama yang masih beredar adalah Pak Djiteng dengan 2 buah buku, Pak Abdul Kadir dengan 1 buah buku serta Pak Ali Herman dengan 1 buah buku. 2 nama pertama adalah mantan Dirut PLN, sedangkan nama terakhir adalah mantan Direktur Pembangkitan PLN.  Yang unik, di buku pak Ali Herman, penulis kata pengantar adalah Dahlan Iskan, yang saat ini menjadi Dirut PLN. Tentu dengan pengalaman membuat PLTU dan membaca buku General Checkup Ketenagalistrikan akan semakin menambah wawasan Pak Dahlan dalam membereskan masalah-masalah di tubuh PLN.

Untuk beberapa pekan kedepan, buku Pak Djiteng mengenai pembangkitan sudah saya masukkan ke daftar tunggu. Nantikan saja ulasan saya mengenai buk tersebut dan keempat buku yang sudah saya beli pekan lalu.

 
Leave a comment

Posted by pada 10 Juli 2010 in ulasan

 

Kaitkata: , ,

Konversi Energi

Tulisan kali ini akan membahas tepatnya mengingat-ingat kembali mata kuliah saat masih di Bandung dulu. Bisa jadi mata kuliah ini sudah tidak ada atau berganti nama.

Konversi Energi

Mata kuliah ini ditawarkan di semester 3 . Diasuh oleh Pak Qamaruzzaman, Pak Agus Purwadi dan Pak Tasrif.  Dua dosen pertama yang berkecimpung di laboratorium Konversi Energi Listrik ITB , lebih banyak memberikan ilmu teknis. Mulai dari pembangkitan sampai ke arah beban berupa motor. Sedangkan Pak Tasrif yang berasal dari subjur kendali yang kemudian beralih ke bidang energi lebih banyak berdiskusi mengenai energi di Indonesia. Terutama terbarukan.

Satu hal yang saya ingat dari Pak Tasrif, saat berdiskusi mengenai biofuel di Indonesia. Saat itu beliau bercerita bahwa perkembangan biofuel baru sebatas wacana. ( baru saat kenaikan harga minyak tidak dapat ditolerir, perhatian diberikan ke biofuel, -pen) . Selain itu, beliau juga mengingatkan bahwa pertarungan antara kebutuhan energi dan pangan, masih akan dimenangkan oleh kebutuhan pangan. Saat itu, saya menanyakan potensi biofuel dari singkong.

==bersambung==

 
Leave a comment

Posted by pada 4 Juli 2010 in proyek

 

Dosen menulis buku

Sebenarnya perkara tulis-menulis tentu sudah tidak asing lagi di dunia akademik. Mulai dari menulis ulang hasil kuliah, menulis jawaban ujian sampai menulis skripsi atau tugas akhir.

Di sisi dosen sebagai salah satu pilar akademik, menulis bukan menjadi hal yang asing. Oleh karena itu, aneh rasanya jika buku-buku daras atau textbook yang terpajang di toko-toko buku masih di dominasi penulis asing. Logikanya , dari materi kuliah , baik berupa slide presentasi ataupun hand-out , minimal akan muncul kumpulan materi kuliah berupa diktat atau buku daras. Memang bukan suatu kewajiban bagi dosen untuk membuat buku, meskipun diiming-imingi tambahan poin. Akan tetapi, jika seorang dosen berhasil menuliskan ilmu yang dikuasainya melalui medium buku, mau tidak mau dia harus rajin-rajin memperbarui isinya. Supaya tidak tertinggal dengan perkembangan ilmu terkini. Dan yang akan diuntungkan adalah si pembaca bukunya ternasuk mahasiswanya sendiri.

Dai hasil survei yang saya lakukan, ada beberapa dosen yang telah membuat buku daras.

1. Sudaryatno Sudirham, Rangkaian Listrik

2.Suwarno, Material Elektroteknik

3. Soedjana Sapiie, tentang pengukuran dan instrumentasi

kalau ada tambahan mohon diinformasikan :D , akan segera saya perbarui

 
Leave a comment

Posted by pada 4 Juli 2010 in curhat

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.104 pengikut lainnya.