Baja itu indah..
Beberapa waktu yang lalu, seorang kawan berkisah tentang temannya yang sedang menuntut ilmu di negeri seberang. Kebetulan kawannya ini tergolong cerdas, sehingga lulus dari S1 di Bandung, dia dapat kesempatan melanjutkan ke jenjang S3 di Singapura, tentu saja tanpa melalui jenjang S2 seperti lazimnya.
Ada satu cerita menarik, saat kawan kita ini masih menjadi asisten dosen di Bandung. Dia mendapat amanah untuk mengajar (tutorial ?) mata kuliah struktur baja. Ada salah seorang peserta tutorialnya yang bertanya, “Kak , kuliah baja itu seperti apa ? ” Dan dia menjawabnya,
“Baja itu indah”
Wah, apa tidak kebingungan si adik kelasnya itu mendengar jawaban sang asisten cerdas. Mungkin masih dalam batas kewajaran jika seseorang mengatakan kucing itu cantik, gunung itu indah dan sebagainya.
Dari pengalaman saya bergaul dengan berbagai strata kemampuan otak di kampus dahulu, menunjukkan bahwa semakin andaemahami suatu ilmu / kuliah, maka anda akan mampu menjelaskan ilmu tersebut ke orang awam dalam bahasa yang mudah dipahami. Tetapi untuk level master, anda akan mampu menceritakannya dalam bahasa puitis atau yang beraroma nyastra . Contohnya ungkapan diatas. Selain itu , saya punya contoh lain. Seorang kawan yang pernah menjadi koordinator asisten Laboratorium Konversi Energi, dia pernah membuat puisi dengan meminjam konsep dari mata kuliah praktikum yang diampunya.
Cinta Electric Machinery
Empat bulan telah berlalu
sejak kau bangkitkan tegangan dalam sanubariku
sinusoidal murni tanpa harmonisa
mengeksitasi seluruh jiwa ragakehadiranmu menciptakan hysteresis dalam sukmaku
tak bisa hilang meski kualirkan arus DC melalui belitan hatiku
Menginduksi stator inspirasiku
Menggerakkan rotor semangatkupandangan matamu
tajam menembus inti besiku
meng-overspeed kecepatan jantungku
mengosilasi frekuensi debarankuLangkah kakimu
mengalun indah bagai dengungan motor asinkronku
bergerak sinkron dengan aliran darahku
meratakan seluruh tegangan AC dalam urat nadikusenyumanmu
seseksi trafo AVR-ku
langsung membuat swing hatiku
dan meredam seluruh gerakan tubuhkuTapi kini kau tak pernah datang lagi
membuat hubungan ward-leonard kita jadi tak berarti
hidupku terasa sepi sendiri
tanpa ada riak-riak eddy current yang menelusup ke dalam hatisalam untukmu wahai wanita yang mengurai lilitan jiwa
Kan kusimpan memori ini dalam slot-slot kenangan terindah
selamanya….-by fekop-
sumber : blog ini
