joglosemar

Pernah dengar istilah joglosemar?  Joglosemar sendiri adalah kependekan dari jogja – solo – semarang. Yah, mirip-mirip dengan jabodetabek. Hanya saja ketiga kota tersebut berada di provinsi Jawa Tengah dan DI.Jogjakarta. Beberapa tahun terakhir ini, memang muncul inisiatif dari kedua pemprov untuk lebih memajukan kerja sama antar wilayah.

Diawali dengan pembangunan infrastrukur transportasi yang menghubungkan ketiga kota tersebut. Salah satu usulan yang dimunculkan kepermukaan adalah jalan tol yang menghubungkan kota jogja, solo dan semarang. Saat ini, diantara ketiga kota tersebut sudah tersedia jalan yang cukup baik diantara ketiga kota tersebut.

Baiklah, jika dianalisa lebih mendalam, usulan tersebut sebaiknya diganti dengan usul yang lain. Semacam pembangunan rel kereta api yang menggantikan rencana pembangunan jalan tol. Beberapa alasan yang saya ajukan adalah :
1. Konflik yang selalu muncul di setiap proyek pembangunan jalan tol. Baik sebelum / saat sosialisi, saat pembangunan dan paska pembangunan jalan tol. Sudah jadi pengetahuan umum, jika proyek pembangunan yang melibatkan pembebasan tanah selalu menjadi rebutan bagi para makelar tanah. Sehingga harga tanah yang akan dibebaskan akan melonjak tak terkendali yang berakibat pada kenaikan biaya pembangunan. Sehingga akan berujung pada keterlambatan bahkan dihentikannya proyek pembangunan infrastruktur tersebut.

Berbeda dengan jalur kereta api, yang hanya mengambil porsi lebar jalan yang lebih sedikit, rasa-rasanya sangat sedikit aksi unjuk rasa terkait dengan pembebasan lahan untuk jalur kereta api.

2. Jalan tol memang akan membuka lapangan pekerjaan baru, terutama bagi perusahaan angkutan barang dan manusia. sayangnya alasan ini bisa dimentahkan dengan beberapa argumen. Pertama, adanya jalan tol akan memicu kenaikan permintaan kendaraan baru. Yang berujung pada kenaikan permintaan bahan bakar minyak. Terutama yang bersubsidi. Kedua, jika pemprov memilih untuk membangun jalur kereta api , maka sedikit banyak akan membantu bangkitnya industri perkereta-apian nasional yang sedang kembang kempis. Sebagai tambahan, jalur kereta antara solo dan semarang sudah ada, hanya perlu penambahan sedikit ruas dari jogja ke ruas solo-semarang itu.

Hmmm, sepertinya baru itu yang terpikir. Mungkin ada tambahan ??

3 thoughts on “joglosemar”

  1. yan, setauku yang bener itu “pasca” untuk kata “paska” di point 1, hehehe…..komentar ga penting.
    ya begitulah orang indonesia, ga rakyatnya ga pejabatnya, oportunis, yang pejabatnya mark-up harga tanah, rakyat juga ga mau rugi, kwekekeke…..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s