Pernah mendengar tentang sejarah perang ini. Perang antara negara-negara Arab dengan Israel ini terjadi pada tahun 1967 dan berlangsung selama 5 hari. Ada 2 cerita yang saya dapatkan dari perang ini.
cerita pertama, ada dialog antara seorang ulama dengan temannya. Teman ulama ini bertanya, ” Kenapa negara-negara Arab bisa kalah dalam perang tersebut ? ” Dengan singkat, ulama tersebut mengatakan bahwa, ” Kalau Israel bersatu dalam perang tersebut, sedangkan negara Arab bertujuh dalam menghadapi Israel.”
Intinya mah, ukhuwah yang selalu didengung-dengungkan baru sebatas pemanis di bibir saja.
Cerita kedua ini saya dapat dari seorang dosen.
Pada saat perang sedang berlangsung, dosen saya ini sedang mengambil pendidikan pasca sarjana di Amerika. Tepatnya di Stanford University. Didalam kelompok penelitiannya, ada seorang mahasiswa yahudi yang juga sedang mengambil studi di graduate schoolnya. Nah, pada saat perang tersebut, mahasiswa itu menghilang begitu saja tanpa memberi kabar kepada teman-temannya. Ada selentingan bahwadia ikut dalam perang tersebut.
Selang 10 hari kemudian, setelah perang berakhir, mahasiswa tersebut kembali ke kampus Stanford dengan penampilan seolah tidak terjadi apapun. ” Kemana saja kamu selama 10 hari ini ?”, tanya dosen saya saat bertemu dengan mahasiswa tersebut. ” saya ikut perang itu”, jawabnya singkat. Kemudian menceritakan kronologis menghilangnya dia secara runtut.
Pada saat perang dimulai, dia mendapat panggilan untuk menuju Montreal, Kanada. Disana, sudah ada pesawat yang menunggu dan akan membawanya bersama beberapa orang yahudi yang lain , menuju Israel. Didalam pesawat, dia mendapatkan set seragam tempur beserta SOP yang berisi instruksi-instruksi yang harus dia laksanakan di emdan perang. Oya, mahasiswa itu sendiri berusia sekitar 24 tahun dan berpangkat letnan. Dimedan perang tersebut, dia membawahi 1 kompi pasukan. dan, pada akhir perang tersebut, Tidak ada satupun anak buahnya yang tewas.
Diakhir cerita diruang kuliah, dosen saya menyatakan kekagumannya terhadap kerapian sistem yang dibangun oleh israel dan disiplin orang-orang yang menjalankannya.
Bangsa ini harus banyak belajar lebih keras dan cerdas lagi.
& Komentar
8 Juni 2007 pukul 12:49
Bravo Jewish!
30 Agustus 2008 pukul 15:20
islam anjing aslam babi
23 September 2009 pukul 10:39
islam rahmat segala alam
1 September 2008 pukul 08:45
@ mba silvia,coba bljr sejarah dulu,sejarah yg bukan hasil manipulasi barat,dan liat peradaban siapa yg paling maju,paling manusiawi,paling rasional??tdk ada mslh dgn Islamnya,,yg brmasalah itu adlh pemeluknya skrg ini..
try to look deeper..look from every side..that’s how smart people thinking,,not just talk..
11 September 2008 pukul 10:30
silvia kok sakit hati betul ma islam???
orang2 kafir kayak silvia sudah pasti tempatnya di neraka jahannam!!!!!. mending sakit hatinya di redam trus pelajari islam lebih dalam.
29 September 2008 pukul 21:06
aku kagum sama bangsa israel >
daLam 6 hari dia bisa menang,
bayangkan campur tangan tuhan terhadap israel,
israel memang sebuah nama pemberian tuhan allah
gimana Mau bukti lagi ?
bapak RI Abdurrahman Wahid saja menggakui bahwa israel itu sebuah negara ,padalan dia ketua NU?
hanya orang bodoh yg tdak perna tau,
Tp yg sekarang tidak di permasalahkan menang ato kalahnya ,Kita tetap bersodara walau beda agama,ras,suku and adat istiadat
23 September 2009 pukul 10:43
suatu masa pasti bangsa yahudi akan lenyap,,,,amiiiin ya rabbalallamin…
3 Oktober 2008 pukul 16:38
jika tuhan islam benci banget sama Yahudi dengan mengutuknya sebagai kapir dan dijadikan babi dan monyet, kenapa justru negara Yahudi itu :
- disekeliling Yahudi adalah negara islam yang memusuhi mereka. tapi tak mampu menghancurkan Yahudi.
- Yahudi tinggal bertetangga dengan extrimis islam seperti hamas, hizbullah, taliban dan alqaeda yang napsu bangen ngebunuhin Yahudi. tapi Yahudi ok ok aja tuh.
- Yahudi malah tetap kuat dan tambah maju. hasil bumi dan teknologinya sangat mempengaruhi dunia. sumber :http://www.newsoftheday.com/.
- curah hujan di negara Yahudi setiap tahun makin bertambah dan banyak tanaman tumbuh di sana.
- Yahudi berhasil menghijaukan tanah gurun pasir mereka sedangkan negara islam tetap gersang dan hanya ngandelin minyak yang kian menipis.
- jumlah turis ke tanah Yahudi makin bertambah. he he he siapa yang berani ke irak, afgah, pakistan, palestina dan iran??
- dll
sedangkan negara umat allah swt yang ada di sekeliling Yahudi adalah negara yang hancur karena perang, gak bisa bersatu, penghasil opium dunia, miskin dan ngemis teknologi sama kapir, tanahnya gersang, bukan jadi object wisata.
gimana nih allah swt? kenapa justru umatnya sendiri jadi pecundang dan terpuruk sedangkan Yahudi yang dihina dan dimusuhi malah maju dan makin kuat?
seharusnya Yahudi saat ini adalah bukti bahwa allah swt adalah iblis yang pandai berdusta. hanya iblis yang ingin menghancurkan umat Tuhan. tapi Tuhan ada di pihak Yahudi. jika allah swt adalah Tuhan, kenapa umatnya dipermalukan oleh Yahudi yang kecil itu? dimana pembelaan tuhan islam atas umatnya??
19 Oktober 2008 pukul 20:38
Gw stuju bngt, bahwa israel adalah umat pilihan Tuhan, meskipun dimusuhi, dibenci dan disiksa, Tuhan tidak tinggal diam jika umat pilihannya disakiti. skarang israel pun menjadi negara yang dapat dibilang maju dalam berbagai sektor dan tidak dapat dipungkiri lagi, hendaknya negara2 timur tengah berkaca dan berpikir mengapa ia tidak diberikan kemenangan dalam peperangan.
19 Desember 2008 pukul 18:06
Saya setuju dengan wwn..yang bermasalah itu PEMELUKNYA Bukan ISLAMNYA…
31 Desember 2008 pukul 22:20
bukankah ditafsirkan muslim akan mengalami kekalahan sebelum datang imam mahdi, jadi ini ramalan tepat, kami tidak takut sebab dalam quran tertulis setelah kami kalah oleh bani israel(yahudi) yang didukung oleh amerika khususnya, kami akan dimenangkan kembali tetapi setelah dimenangkan kami kalah kembali kemudian menang, dalam sabda rasul umat yahudi ini meraja sampai dajjal almasih datang dan dibunuh oleh isa almasih(yesus A,S), memang dahulu sejak kedatangan musa/moses israel terpilih karena ia bangsa yang menderita oleh kekuasaan firaun, tetapi kita lihat tingkah mereka selalu membuat onar & serakah, serta menyakiti hati nabi2 yang diturunkan kepadanya, hingga dalam perjanjian baru Allah tak lagi memilih israel, seperti di injil YEREMIA 31:31-32 “Sesungguhnya akan datang waktunya, Demikian Firman Tuhan, Aku akan Mengadakan “Perjanjian Baru” dengan kamu israel dan kaum yehuda.(32) Bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu aku memegang tangan mereka keluar dari tanah mesir; Perjanjianku ini telah mereka ingkari, meskipun aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, Demikianlah Firman Tuhan.
dan perjanjian baru ini sudah datang, perjanjian yang bukan lagi memilih israel menjadi bangsa pilihan, karena perjanjian lama memang Allah SWT memilih israel diberikan ajaran taurat, zabur serta injil, tetapi Allah telah mengadakan perjanjian baru dan perjanjian ini bukanlah perjanjian lama seperti ketika itu, karena muhammad & quran datang untuk menggenapi perjanjian baru itu, dengan bukti fakta ajaran untuk semua umat, dalam quran terdapat inti taurat & ajaranya tetapi ada satu perjanjian baru bukan untuk israel & berdoa diwaktu sabat, telah ditulu dalam ulangan 34:10 ” seperti Musa/moses yang dikenal bertatap muka dengan Tuhan, dan tidak dibangkitkan lagi nabi dari kaum israel”jelas sudah fakta yang dilupakan ini, tidak mungkin pula ramalan ini untuk saulus seorang murid berfaham filsafat heleinime & paham STOA yunani kunonya yang didapati dari gurunya yang bernama Gamalil, seorang anak ahli taurat yang mencacati taurat dari kota tarsus ini memang pandai seperti pemikir2 tipudaya yahudi,israel sekarang,anak dari tarsus ini mampu membuat tipudaya hingga ajaran kepercayaan STOA na disaluti Ibliz yang aka menemaninya dineraka,”ingat tidak ada rasull lagi setelah yesus dari kaum israel”(ulangan Bab 34 :10), israel dari jaman nabi sampai sekarang masih sama tiada beda”iBliz akan selalu membantunya…
31 Desember 2008 pukul 22:35
Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. (Qs. Al maidah : 78) memang fakta…
2 Januari 2009 pukul 17:01
sudah2,gak usah saling menjelekkan,semua pihak punya kelebihan dan kekurangannya sendiri.. surga dan neraka hanya ada masing2 satu,jd bukan muslim atau nasrani yg masuk surga atau neraka,tp yg benar orang baiklah yg masuk surga dan orang jahat yg nginap di neraka..lalu siapa orang2 jahat dan baik itu?ya itu hanya Tuhan yg berhak menentukan.. tuhannya siapa? ya apapun nama dan sebutannya, the real king hanya ada satu tuh….peace…
seharusnya agama bisa membawa kehidupan umat manusia pada taraf yg lbh baik,bukan menjadi satu alasan untuk saling membenci dan membunuh
4 Januari 2009 pukul 09:59
ANJING-ANJING ISRAEL SEPERTI KALIAN..TAK PERNAH MERASAKAN BAGAIMANA JIKA SAUDARA2 KECIL, IBU, BUDE, BULEK MU MATI DIBOM…..
ANJING-ANJING ISRAEL SEPERTI KALIAN PATUT DICONTOH…’DEMI KEMAJUAN DUNIA DIATAS DARAH’….MAKA BUNUHLAH TETANGGAMU…BUNUHLAH ANAK2 KECIL…TENDANGLAH IBU2 MENYUSUI…
7 Januari 2009 pukul 22:00
nafas boleh berhenti, raga boleh mati, harta boleh hilang ditelan bumi. Tapi Islam tetap dihati takkan tergadai oleh duniawi. Lakum dinukum waliadin
7 Januari 2009 pukul 23:49
Israel memang selalu menang dalam berbagai pertempuran & diakui sebagai negara paling kuat & kemampuan mereka akan terus bertambah…
Tapi itu sudah rencana ALLAH SWT….
Israel akan hancur pada saat hari kiamat tiba, saat imam mahdi datang ke dunia dan memimpin umat muslim untuk menghancurkan israel untuk selama-lamanya…..
Tak kan ada bangsa israel yang tersisa dan inilah kemenangan sesungguhnya bagi umat ISLAM
12 Januari 2009 pukul 10:59
hmm…saya kira begini ya.
saudara-saudara Muslim sebaiknya jgn terpancing dengan komentar2 yang ada di web ini.
dari gaya bahasanya saja sudah terlihat norak. which is sudah jelas mereka tidak berpendidikan.
kalo mau mendingan serang situs ini saja israelmatzav.blogspot.com.
biar suara kita didengar oleh orang dari luar negeri. kalo cuman blog orang lokal begini mah cemen bro.
oke. selamat menyerang
17 Januari 2009 pukul 11:31
sebetulnya zionis israel tau klo dia bakal runtuh, hilang dari peradaban dunia. apa yg dilakukan skrg tak lain hanya menunda-nunda kekalahan yg bakal menimpanya.
dalam kita sucinya sendiri, israel diibaratkan anggur matang yang siap dipetik utk diperas.
gimana caranya anggur itu matang?
zionis israel bakal mempercepat kematangannya utk jatuh dng kekejiannya yg tlh dipertontonkan kpd publik dunia, dng membunuhi anak2 kecil,wanita dan orang jompo.
trus, siapa saja yg nantinya memetik anggur itu?
siapa saja yg hidup dng nurani bersih dan terbuka, akan dng sendirinya mengutuk kekejaman zionis israel yg dlm sepanjang sejarah slalu bikin keonaran.
bagi insan yg msh punya nurani, mari berempati :
bagaimana klo kita punya rumah dng sedikit pekarangan, trus ada orang asing bikin rumah di pekarangan milik kita tanpa permisi dan mengintimidasi pemilik sahnya utk minggat ? apa tindakan tsb dpt dibenarkn???
itulah yg dilakukan zionis israel sekarang ini dibumi palestine.
marilah kita jadikan zionis israel sbg musuh besar bagi kemanusiaan-bukan lantaran agamanya maupun kebangsaannya-melainkan faham zionisnya mengingat dengan paham tsb, israel telah melakukan kejahatan kemanusiaan yg amat memilukan dlm sepanjang sejarah kemanusiaan.
moga2 yg msh pny hati nurani tersadar dr pingsannya…..
18 Februari 2009 pukul 19:28
seandainya………
orang israel berpikiran picik seperti bangsa arab…sudah tentu orang arab sudah lenyap entah kapan….
tapi tidak demikian…
karena Israel adalah umat pilihan yang ingin menjadi berkat bagi mereka…hal ini dibuktikan oleh keinginan israel untuk membantu menyumbang sebagian dari kemajuan dan kehebatan mereka dalam berbagai bidang guna kemajuan .
sayang maksud ini di tolak (hal ini didasari oleh sikap iri hati yang mendalam karena berkat kesulungan jatuh pada Yakub).
perlu diketahui bahwa,
salah satu sumbangsih israel bagi kemajuan IPTEK di indonesia adalah pelatihan pilot tempur indonesia dan pelatihan dibidang peternakan (TAPOS-Bogor) sehingga periode 1970-an hingga pertengahan Indonesia praktis tidak mengimpor daging dan susu dan memiliki pertahanan udara di Asia yang cukup disegani
(sayang sekarang semua kemajuan itu hilang lenyap dan tinggal kenangan….makanya kita senang nyanyi lagu “sepanjang jalan kenangan”) dan satu lagi “Sayonara”)
lebih arif jika negara kita mau membuka hubungan diplomatik dengan Israel, disamping kita dapat memainkan peran nyata dalam konflik di sana juga kita bisa belajar banyak dari mereka (gak usah sungkanlah…..)
“Karena siapa (bangsa) yang memberkati engkau (Israel) diberkatilah ia (bangsa tsb) oleh Tuhan”
dan satu-satunya bangsa di dunia yang mampu menghijaukan Gurun Pasir adalah Israel.
jika anda ke Israel dan inap di Hotel/Losmen..air minum disediakan gratis bahkan setiap anda makan selalu dihidangkan susu dan madu….
berbeda saat saya di Mesir..dihotel 1 botol air mineral seharga 1 dolar dan tidak bisa dibayangkan orang-orangnya mata duitan…
senandainya…………………….
bangsa arab menerima israel dengan baik…mungkin aja Israel bisa bantu suling minyak jadi air minum mineral dan pasir jadi tepung beras
(iye kali……)
semoga
26 Februari 2009 pukul 17:58
hehe……..Top Israel…Gw saluuuut!!…selama ini emang bangsa Arab itu goblok…licik..pengecut..yang tersisa adalah bangsa pengkhiantat..bangsa bego…bisanya cuman ngerjain TKI, Orang Haji, suka membunuh dan memperkosa…maklumlah kalau kalah sama Israel…top Israel…!!!
25 Maret 2009 pukul 07:52
Israelhuakhbar…
Kamu ngak ngerti sama ISlam..
dalam Quran jelas tertulis bahawa Allah telah melebihkan kaum Yahudi dari semua yang lain dan bukannya Islam. Dari dulu lagi. Sejak zaman nabi Muhamad lagi Quran telah mencatatkan bahawa kaum Yahudi adalah kaum yang Tuhan berikan kelebihan tetapi mereka hanya selamat di dunia selagi tidak kembali kepada Allah. Kaum ini angkuh dan diberikan nabi pada mereka tetapi mereka menolak dan membunuhnya.
ini terbukti dalam al-Quran surah Al-Baqarah ayat 122
“Hai bani Israil! Ingatlah akan nikmatKu, yang telah Kuberikan kepadamu dan sesungguhnya Aku telah melebihkan kamu dari seisi alam”
25 Maret 2009 pukul 08:01
Apa, kamu yang mengutuk Islam ngak Blajar apa??????
Belajar dong baru bisa cemerlang..
Jangan pikirnya hanya logik, sediakan bukti..
Fikirannya cetek.. Selak buku sejarah..
Nih aku berikan satu fakta tentang Yahudi yang selama ini diselindungi oleh kaum barat, Kajian ini bukan hanya melibatkan buku-buku tapi Al Quran, Taurat , Artikel-artikel dari Arkib diraja British dan penemuan arkeologi. Dan penulisnya BUKAN ORANG ISLAM YA>>> JADI INI BUKAN MENGENAI SAYA NAK TEGAKKAN ISLAM>TAPI TERBUKTI!!
Jangan Jadi orang bodoh ya..
ini berdasarkan kajian pensyarah saya : DR HASRUL ZAKARIAH<, universiti sains Malaysia, pakar sejarah Antarabangsa..
Hujahan saya adalah berasaskan kepada kajian-kajian saintifik yang telah dijalankan oleh ramai sarjana untuk menjelaskan susur galur keturunan Yahudi yang menakluki Palestin ini. (Bukan berdasarkan kitab Old Testament saja). Suka disebutkan di sini, antara kajian yang termasyhur ialah oleh sejarawan Amerika, John Bright, sejarawan Jerman, Martin Noth dan pakar arkeologi British, Dame Kathleen Kenyon. Hasil kajian para sarjana ini selama bertahun-tahun telah menyimpulkan bahawa asal usul masyarakat Yahudi yang kini disebut kumpulan Hebrew itu tidak jelas dan sangat kompleks. Para sarjana mengelompokkan kumpulan ini dengan kumpulan ‘Habiru” atau “Apiru” iaitu kumpulan etnik yang menawan Palestin pada 1000 BC. Perlu diingat, bahawa Hapiru itu asalnya adalah keturunan yang dikaitkan dengan Nabi Ibrahim tetapi kumpulan Hapiru yang muncul dan menawan Palestin pada 1000 tahun SbM itu bukanlah kumpulan Hapiru yang asli. Kumpulan ini TIDAK MEMPUNYAI KEASLIAN ETNIK tetapi mendakwa bahawa mereka juga etnik Hapiru yang ada pertalian dengan Nabi Ibrahim.. Dalam ertikata lain, mereka ini sebenarnya merupakan kumpulan multi-etnik dengan latar belakang yang pelbagai. Kebanyakan mereka terdiri dari golongan profesional, hamba abdi, perompak, peniaga dan para buruh. Para sarjana menyatakan bahawa ” “they did not appear to belong to any section of old established population, but represented certain restless elements who had no roots in the soil”. Mereka ini telah bercampurgaul dengan etnik-etnik yang lari dari Mesir pada era Firaun dan juga etnik yang bertebaran secara nomad di kawasan Bulan Sabit Subur antara tempoh tahun 2000 SbM hingga 1000 SbM. Kumpulan pelbagai etnik ini kemudiannya telah mengikut Nabi Musa untuk ke Palestin. Dianggarkan mereka terdiri daripada 12 kumpulan pelbagai etnik. Mereka kemudiannya menggelarkan diri mereka sebagai kumpulan Israeilite pada 1300 SbM. Usaha mereka untuk menawan Palestin tidak berjaya hinggalah pada tahun 1000 SbM. Selanjutnya untuk mengabsahkan dan mengangkat imej serta identiti kumpulan ini, maka mereka mengaitkan diri mereka semuanya sebagai keturunan Nabi Ibrahim atau Abraham. Hal ini tidaklah menghairankan kerana sejarah membuktikan bahawa tindakan yang sama pernah dilakukan oleh pelbagai kaum untuk mengangkat darjat mereka. Misalnya, orang Turki ketika era Pan-Turanism juga mendakwa mereka sebagai keturunan Nabi Ibrahim.
Puak Apiru ini,kemudiannya ketika mereka sampai di Palestin, khususnya di Jerusalem mendapati orang-orang Arab telah beribu tahun, iaitu sejak ke 3 dan ke 2 millinium SbM, telah membina tamadun di situ khususnya orang Arab suku Canaanite, Jebusite dan Amorite. Kumpulan Hapiru ini akhirnya berjaya mengalahkan Cananite dan menakluki wilayah Arab ini dan menubuhkan kerajaan mereka yang bertahan hanya dalam tempoh 70 tahun, iaitu pada era Raja David dan Raja Solomon. Malahan susur galur kumpulan ‘Penakluk Palestin” ini yang ‘caca marba’ dan tidak jelas asal usulnya tetapi menyokong David ada juga disebut dalam Old Testament, ” David therefore departed thence. And everyone that was in distress and everyone that was in debt, and everyone that was discontent gathered themselves unto him, and he become captain over them, and there were with him about 400 men” (I Samuel 22:1,2).
Apa yang jelas, berdasarkan kajian saintifik, sejarah dan arkeologi, kumpulan yang menakluki Palestin pada 1000 tahun SbM itu , dan menubuhkan Kingdom of Israel bukanlah keluarga, mempunyai hubungan darah atau keturunan Nabi Ibrahim atau Nabi Musa. Sebaliknya, mereka ini terdiri daripada kumpulan multi-etnik yang datang dari Mesir dan puak-puak nomad yang hidup di wilayah Bulan Sabit Subur. Cuma mereka pernah dipimpin oleh Nabi Musa atau Moses, Nabi Daud dan Nabi Sulaiman.
Berhubung dengan isu Kaabah, hujahan saya adalah berdasarkan perbandingan. Walaupun Nabi Ibrahim bukanlah orang pertama yang membina Kaabah, namun baginda mempunyai perkaitan sejarah yang sangat jelas dengan binaan ini. Malahan beliau pernah tinggal di sana bersama isterinya Hajar dan Sarah. Namun, dari segi fakta sejarah juga, Nabi Ibrahim tidak pernah bermastautin dan tidak pernah sampai ke Palestin khususnya Baitul Maqdis.Puak Israelite hanya tiba di Palestin pada era Nabi Musa. Jadi persoalan saya secara perbandingan: Apakah alasan Israel untuk mendakwa mempunyai asas sejarah di Palestin? Jika benar dakwaan mereka bahawa mereka adalah keturunan Nabi Ibrahim yang sah, maka secara logik dari segi fakta sejarah, mereka sepatutnya lebih berhak ke atas Makkah kerana Nabi Ibrahim pernah bermastautin di sana. Dalam masa yang sama, mereka tidak berhak ke atas Palestin/Baitul maqdis kerana ‘BAPA” mereka (seperti yang didakwa oleh orang Yahudi) iaitu Ibrahim sendiri tidak pernah sampai ke tanah Palestin dan Baitul Maqdis.
Untuk rujukan lanjut tentang hujahan saya di atas, saudara boleh membaca bahan berikut:
Albright, W.F. 1967.The Archeology of Palestine. Penguin Books: London.
Bright, John. 1967. History of Israel. SCM PRess: London
Kenyon, Kathleen M. 1957. Digging Up Jericho. Benn: London
________________. 1967. Jerusalem, Excavating 3000 Years of History. Thames & Hudson:London.
Noth, Martin. 1960. The History of Israel. A & C Black: London.
Thomas, W.D. (ed.) 1967. Archeology and Old Testament Study. Clarendon Press:Oxford.
25 Maret 2009 pukul 08:05
Ya, jadi cakapnya perlu berbukti, kalau tak berbukti jangan cakap.. malu ja dong